
SEKAYU, fornews.co – Sebanyak 13 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Aceh, studi banding ke Musi Banyuasin (Muba), Rabu (17/05).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Aceh, Sulaiman SE menyampaikan, alasan kunjungan kerja ke Muba, karena menganggap daerah yang kaya dalam segala hal. “Kami juga pernah dengar kalau di Kabupaten Muba, kaya dalam segala hal, dari pertanian, perminyakan bahkan ciri khas. Makannya tahun ini kami pilih ke sini. Tahun lalu, kami ke Pontianak. Kami nilai dari seluruh indonesia Kabupaten Muba yang bagus,” sanjungnya.
Sulaiman menceritakan, berbagai potensi daerah dan kemajuan pembangunan di daerahnya selama ini. Salah satu contoh tahun 2007, Aceh Besar dipilih oleh Pemerintah Pusat sebagai daerah model untuk pengembangan inisiatif Kabupaten Layak Anak (KLA) bersama 20 Kabupaten lain di Indonesia.
“Pada keaempatan ini, kami ingin belajar dan berbagi pengalaman dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Termasuk LKPJ masa akhir jabatan bupati dan tentunya pengalaman teman-teman di sini (Muba), yang akan dikerjakan nanti kita bawak ke Aceh Besar, untuk kesejahteraan masyarakat di sana,” katanya.
Sekretaris Dewan (Sekwan) Muba, Drs Thabrani Rizki menerangkan, kunjungan wakil rakyat Ace Besar ke Muba, dalam rangka studi banding/konsultasi terkait Pembahasan LKPJ Akhir masa Jabatan Bupati Aceh Besar, periode tahun 2012-2017 dan teknis perumusan serta penyusunan rekomendasi dari DPRD sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007.
“Kita saling tukar pendapat terkait kemajuan masing-masing daerah. Tentunya, bukan hanya mereka yang akan mendapat manfaat dari ini. Tapi kita juga tentunya ada yang bisa kita petik untuk kemajuan daerah,” tandasnya. (cak)

















