
PALEMBANG, fornews.co-Peristiwa tertabraknya tiang penyangga Jembatan Ampera oleh tongkang pengangkut batubara, Rabu (17/05) pagi, tak lepas dilihat banyak saksi mata.
Salah satunya selebritis tanah air Krisna Mukti, yang kebetulan berada di areal tak jauh dari dermaga di bawah Jembatan Ampera. Benar saja, artis kelahiran Jakarta 5 Februari 1969 ini langsung terkejut bukan main.
“Karena, tadi disini (Ampera) pas kebetulan saya sedang disini dan banyak banget orang yang mengerubunin di sekitar jembatan. Itu memang agak goyang dan dengar Ampera tertabrak seperti agak sedikit gempa, gempa kecillah,” ujarnya, saat dibincangi fornews, Rabu (17/05).
Usai melihat peristiwa tersebut, artis senior ini mengungkapkan, sangat menyayangkan kejadian tadi, seperti unpredictable. Seharusnya kelebihan muatan itu sudah bisa diprediksi sebelumnya. “Kalau kita lihat muatannya saja, pasti semua orang bisa melihat ini melebihi dari kapasitas terowongan yang ada di bawah Jembatan Ampera. Ini pasti akan mentok dan benerkan kejadiannya. Yang saya sesalkan, mengapa tidak ada satu peraturan atau minimal polisi sungai yang selalu memperhatikan dan mengawasi peredaran kapal-kapal yang ada di kawasan Sungai Musi ini, hingga kejadian ini tidak terulang lagi,” ungkapnya.
Krisna menilai, berarti kekuatan konstruksi dari jembatan Ampera ini sudah berkurang dan tidak kuat lagi seperti dulu. Karena ditabrak oleh tongkang seperti itu saja sudah goyang, bagaimana jika ditabrak dengan kekuatan yang lebih besar atau over lagi. “Saya tidak tahu, tapi jangan sampai terjadi seperti di jembatan di Tenggarong Kaltim, ambruk. Itu sangat memalukan. Apalagi ini adalah ikon dan kebanggaan Sumsel, bukan hanya Palembang,” katanya.
Dia berharap, pemerintah harus benar-benar mengontrol, agar kelebihan muatan itu tidak terjadi lagi. Karena sekarang sudah terjadi lagi, dan ternyata kualitas jembatan sudah menurun karena usia, jadi harus diperhatikan dan direnovasi.
“Seharusnya juga ada sanksi yang tertuang dalam Perda. Sebaiknya ditinjau ulang lagi. Tapi saya senang sekali, karena ada Anggota DPRD Sumsel yang langsung cepat tanggap turun ke TKP dan melihat situasinya seperti apa dan dibahas dalam rapat-rapat komisi selanjutnya,” tandasnya.
Kehadiran Krisna Mukti ke Palembang sendiri, untuk menjalani tugasnya sebagai Duta Komunitas Adat Terpencil (KAT) dibawah Kementerian Sosial. Rencananya, Krisna dan rombongan akan menuju ke salah satu desa di Kabupaten Muaraenim (tul)

















