PALEMBANG, fornews.co – Menjadi seorang jurnalis harus lebih serius dan fokus, serta kritis dalam menganalisa suatu peristiwa.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Hendri Zainuddin saat menjadi pembicara pada Workshop Jurnalis Olahraga yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel bekerja sama dengan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Senin (29/3/2021).
“Seperti kita semua tahu, Pers adalah Pilar keempat Demokrasi di Indonesia. Pers memegang peranan yang penting dan juga merupakan pekerjaan mulia. Mereka menyampaikan kebenaran kepada masyarakat dan juga menjadi penyambung aspirasi masyarakat kepada pihak-pihak yang berkepentingan,” ujar HZ.
Melihat betapa mulianya profesi jurnalis tersebut, HZ mendorong peserta workshop yang juga diikuti mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Sumsel ini untuk lebih serius dan fokus serta kritis dalam menganalisa suatu peristiwa.
“Banyak membaca dan latihan serta bergaul dengan orang-orang yang ahli di bidang ini harus dilakukan agar memiliki kemampuan yang tajam dalam menganalisa suatu peristiwa guna menghasilkan berita yang sangat baik dan bermanfaat, bisa terus berkembang. Jangan lupa untuk tetap menerapkan etika jurnalistik dalam menjalankan profesi ini,” kata HZ.
Menurut HZ, informasi yang dihasilkan haruslah melalui konfirmasi terlebih dahulu kepada narasumber, tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila, tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.
“Sesuai dengan tema acara kita hari ini, jurnalis juga harus menyampaikan informasi yang benar, tidak bohong dan bukan hoaks. Karena itu juga menjadi bagian dari Kode Etik Jurnalistik,” tutur Presiden Sriwijaya FC ini.
HZ pun memberikan ruang yang sangat lebar bagi peserta yang ingin berdiskusi atau praktik langsung dalam membuat berita yang terkait dengan KONI Sumsel.
“Dalam praktik besok, silakan manfaatkan waktu dengan baik, agar tidak ada yang sia-sia. Sehingga dari workshop ini, adik-adik akan mendapatkan pengalaman dan ilmu yang bermanfaat,” tukas HZ. (ije)
















