PALEMBANG, fornews.co – Para Pertamina Wira (Perwira) dengan standar keselamat kerja lengkap terlihat sigap dan serius di antara pipa dan tangki hingga ke dalam ruangan di Kilang Polypropylene Pertamina RU III Plaju, Palembang, Kamis (23/10/2025).

Pekerja Pertamina yang kerap dipanggil Perwira (Pertamina Wira) itu, memastikan unit unit kilang bekerja dengan baik dan aman agar komitmen dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi berjalan dengan baik guna memenuhi kebutuhan bahan baku dalam negeri.

Kilang Polypropylene terletak di lokasi bersejarah, yakni di area kilang tertua di Indonesia yang dimiliki oleh Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju. Kilang ini memiliki nilai historis yang tinggi, mengingat telah beroperasi selama 121 tahun.

Kilang ini merupakan satu-satunya kilang Pertamina yang memproduksi biji plastik atau homopolymer polypropylene terkemuka di Indonesia yang telah beroperasi lebih dari lima dekade.

Produk polypropylene Pertamina memiliki merek dagang Polytam yang merupakan singkatan dari Polypropylene Pertamina menjadi simbol kemampuan anak bangsa menguasai teknologi hilir migas.

Bahan baku utama Polytam dihasilkan dari unit Fluid Catalytic Cracking (FCC) di Kilang Pertamina Plaju, yang kemudian dimurnikan menjadi Propylene melalui proses produksi dengan teknologi canggih, dan pengemasan mengunakan teknogi robotic hingga akhirnya Polytam distribusikan ke kota besar di Indonesia.

Dengan kualitas dan keunggulan lebih tahan panas, tahan oksidasi, dan berwarna lebih putih dan mengkilat, membuat Polytam menjadi pilihan utama bagi industri yang menuntut bahan plastik dengan standar tinggi, tahan panas, aman, halal yang sudah terverifikasi untuk kemasan makanan.

Kilang Pertamina Plaju berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan teknologi produksi Polytam melalui inovasi berkelanjutan yang berorientasi pada efisiensi energi, pengurangan emisi, serta penerapan prinsip operasi hijau. Langkah ini sejalan dengan visi Pertamina Group dalam mendukung ketahanan energi dan bahan baku nasional, serta komitmen menuju Net Zero Emission 2060.

Dibuat dari bahan lokal, lewat tangan para Perwira produk berkualitas global ini sampai ditangan masyarakat dan dapat digunakan secara aman dan halal serta ramah lingkungan. (ful)

















