SEKAYU, fornews.co – Sepekan mendapat perawatan di RSUD Sekayu, korban ledakan tabung oksigen di RSUD Sekayu yang terjadi Jumat (9/4/2021) meninggal dunia Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 00.40 WIB.
“Sebelumnya almarhum mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu selama seminggu dan dilakukan tindakan source control berupa amputasi femur sinistra dan resusitasi cairan serta darah. Oktriandika meninggal akibat kegagalan banyak organ utama seperti paru paru ginjal dan jantung plus sepsis (infeksi sistemik),” terang dr Kuncoro yang merupakan dokter yang menangani Oktriandika, Sabtu (17/4/2021).
Mendengar kabar tersebut, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza mendatangi rumah duka, Sabtu (17/4/2021). Thia menemui istri dan anak-anak almarhum.
Suasana duka kental terasa di rumah duka. Herwanda Erna (33) istri almarhum Oktriandika tak henti-hentinya terisak sembari memeluk kedua anaknya. Thia yang hadir bersama pengurus TP PKK Muba pun berusaha menyabarkan Herwanda dan memberikan semangat. Kedatangan Thia pun memberikan santunan untuk kebutuhan sekolah anak-anak almarhum Oktriandika.
“Kita berdoa agar almarhum Oktriandika husnul khotimah dan istri serta anaknya diberikan ketabahan, saya hadir kesini untuk menyemangati Herwanda,” ucap istri Bupati Muba Dodi Reza Alex usai menemui keluarga almarhum Oktriandika.
Menurut Thia, Herwanda adalah sosok istri yang kuat dan tabah.
“Meski usianya masih relatif muda, namun saya melihat Herwanda adalah sosok perempuan dan istri yang tangguh,” kata Thia.
Sementara itu, Herwanda mengucapkan terima kasih atas bantuan, perhatian dan dukungan yang diberikan Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza.
“Terima kasih kepada ibu Thia yang telah menyempatkan waktu untuk hadir ke kediaman kami dan memberikan semangat untuk keluarga saya,” tuturnya. (ije)

















