BANTUL, fornews.co–Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan satu korban terseret ombak di pantai Parangtritis, pada Sabtu (5/9/2020), pukul 14.40 WIB.
Korban meninggal dunia bernama Faran Diva Batyarta (18) warga Madiun, Jawa Timur itu ditemukan oleh di pantai Cangkring, Bantul, DIY.
Mayat korban ditemukan sekira 10,5 kilometer arah Barat dari lokasi kejadian.
Seorang pejabat Basarnas Yogyakarta, mengatakan pada hari kedua pencarian korban melibatkan sekira 60 personil yang dibagi menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU).
Tim Sargab juga menurunkan perahu jukung ke tengah laut.
“Tim pencarian korban dibagi menjadi empat SRU,” ujar Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, Wahyu Efendi.
Sebelum ditemukan, pihaknya memperluas area pencarian ke arah Timur dan Barat, dari lokasi kejadian.
Tim SRU 1 menyisir sejauh 1,8 kilometer ke arah Timur dari pantai Parangtritis hingga pantai Parangendog.
Tim SRU 2 menyisir sejauh 1 kilometer ke arah Barat dari pantai Parangtritis pantai Parangkusumo.
Tim SRU 3 menyisir dari pantai Parangkusumo sejauh 1,5 kilometer ke arah Barat hingga pantai Cemoro Sewu.
Tim SRU 4 melakukan penyisiran dari pantai Cemoro Sewu ke barat hingga pantai Depok sejauh 2 kilometer.
Sedangkan khusus Tim SRU 5 melakukan penyisiran menggunakan perahu jukung ke arah barat sejauh 1,5 kilometer.
Dijelaskan, jenazah dapat dievakuasi setelah Tim SAR Gabungan melihat dan memastikan korban yang mengapung di perairan pantai Cangkring.
Setelah jenazah dibawa ke posko SAR Gabungan, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya dibawa pulang ke Madiun.
Ditemukannya korban terseret ombak di pantai Parangtritis, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Semua unsur Tim SAR Gabungan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. (adam)
















