PALEMBANG, fornews.co – Pemerintah Kota Palembang segera menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar 16 Ilir, Palembang yang dinilai membuat kumuh kawasan pasar terbesar di Sumsel itu.
Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib mengatakan, Palembang harus berbenah menjelang Asian Games 2018, Agustus mendatang. Untuk itu pihaknya secepatnya akan menata wajah Palembang agar lebih indah, bersih, aman dan nyaman.
“Hari ini kita melihat kondisi yang sebenarnya tidak hanya menerima laporan terkait kondisi Pasar 16 Ilir dan sekitarnya. Jangan sampai saat Asian Games nanti, kita jadikan kawasan ini tempat kuliner namun tidak bersih,” kata Najib di sela-sela peninjauan Pasar 16 Ilir, Palembang, Selasa (6/3).
Menurut Najib, kawasan Pasar 16 Ilir termasuk salah satu dari wajah Palembang, sehingga sangat diperlukan penataan lebih baik seperti ketertiban, kerapian dan kebersihannya.
“Selama ini para pedagang sudah diajak untuk menjaga ketertiban, termasuk PKL. Saat Asian Games nanti, jangan sampai Palembang malu akibat kondisi Palembang kotor seperti di kawasan 16 Ilir,” ungkapnya.
Seperti Pasar 16 Ilir ini, kata Najib, kondisi depannya kumuh dan harus ditertibkan agar lebih bagus. “Depan Pasar 16 Ilir harus dirapikan, tidak boleh ada pedagang, apalagi sampai 50-60 pedagang kaki lima di sana, kan tidak boleh. Bagaimana mau naik ke atas kalau di sana (di bawah) orang berdagang semua,” ujarnya.
Pihaknya memastikan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan penertiban terhadap seluruh PKL dan tidak ada solusi atas penertiban tersebut. Hal itu harus segera dilakukan guna menjadikan kawasan ini lebih baik.
“Kita jangan sampai terlena dengan kondisi ini. Karena ada hal lebih penting dan lebih baik. Kalau ini didiamkan terus bagaimana orang mau ke pasar. Ada sekitar 2.000-an pedagang di atas dan pembeli tidak bisa naik dikarenakan PKL,” jelasnya.
“Solusinya berpikirlah dia (PKL), karena kalau ada solusi saya juga mau berdagang di sana. Hal ini jangan dicari-cari, demokrasi boleh, menyampaikan unjuk rasa boleh, tapi awas jangan anarkis. Jadi, bukan tidak boleh artinya memang di sana bukan tempat berdagang,” tandasnya. (bas)
Buntut Bonus Atlet Disabilitas Peraih Medali Peparprov 2025 Belum Cair, Wako Lubuklinggau Angkat Bicara
LUBUKLINGGAU, fornews.co - Wali Kota (Wako) Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, angkat bicara buntut viral nya keluhan atlet catur disabilitas peraih medali...
Read more

















