PALEMBANG, fornews.co – Setelah libur kurang lebih dua pekan, skuat Sriwijaya FC telah kembali berlatih di Palembang, Selasa (19/06). Namun latihan kali ini baru separuh kekuatan yang hadir.
Dari 30 pemain Sriwijaya FC, baru 15 yang hadir dan ikut berlatih. Sementara separuh yang lain belum bergabung karena berbagai alasan. Adapun pemain yang belum bergabung dalam latihan tadi sore adalah Mahamadou Ndiaye, Alfin Tuasalamony, Marckho Sandy Meraudje, Novan Setya Sasongko, Bio Paulin, Berry Rahmada, Samuel Christianson Simanjuntak, Rafif Putra, Adam Alis, Zulfiandi, Syahrian Abimanyu, Alberto Goncalves, Manuchehr Dzhalilov, Patrich Wanggai, dan Nur Iskandar.
“Pemain sebetulnya sudah tahu 19 Juni ini bergabung (latihan) lagi. Tapi mereka kesulitan dalam pengadaan air ticket untuk kembali ke Palembang. Karena memang terlambat dalam pemesanan tiket dari kita sehingga okupansi penumpang arus balik membuat mereka tidak bisa tepat waktu,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan usai memimpin latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (19/06) sore.
Selain dikarenakan kesulitan mendapatkan tiket penerbangan ke Palembang, RD juga menyebutkan ada pemain yang mengajukan izin resmi dan setelah melalui berbagai pertimbangan diizinkan.
“Ada yang mempersiapkan lamaran, lalu ada yang istrinya akan melahirkan seperti N’diaye dan Dzhalilov yang memang kita berikan waktu libur lebih lama. Kemudian ada juga yang memenuhi panggilan timnas (Beto, Zulfiandi, Abimanyu dan Samuel). Sementara yang lain dalam 3 hari ini mereka akan bergabung,” kata RD.
Sementara untuk menu latihan, RD menerangkan, setiap pemain bergabung dari libur yang cukup lama, maka akan diberikan materi latihan low intencity. Tujuannya untuk adaptasi latihan, adaptasi semua sistem tubuh, otot, peredaran darah, jantung, dan fungsi organ tubuh lainnya. Barulah hari berikutnya naik ke medium intencity lalu high intencity.
“Dalam satu minggu ke depan ini, program saya lebih kepada adaptasi sekaligus untuk memberi respons kepada pemain tentang mereka harus siap melakukan aktivitas dengan intensitas yang tinggi. Karena dua hari setelah hari pertama ini, kita adaptasi mereka akan masuk ke strength training lagi yang dilanjutkan ke endurance training,” tukas pensiunan perwira menengah TNI AL ini. (ije)

















