KAYUAGUNG, fornews.co – HP (15), pelajar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) asal Desa Pulau Gemantung Ilir, Kecamatan Tanjung Lubuk, OKI meregang nyawa, setelah melakukan perlawanan terhadap orang yang diduga pelaku begal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban HP mencoba mempertahankan handphone miliknya saat hendak diserobot dua kawanan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut, di atas jembatan di desanya, Senin (01/07) malam.
Dua orang pelaku yang diketahui juga masih remaja, AJ (19) dan M (18).
Kedua pelaku ini mencoba merampas handphone saat korban tengah duduk bersantai di jembatan. Namun, korban tak tinggal diam dan mencoba melakukan perlawanan, dan saat itulah salah seorang pelaku menusuk korban pada bagian rusuk kiri menggunakan senjata tajam.
Setelah korban terjatuh, kedua pelaku melarikan diri dengan membawa handphone milik korban. Sedangkan korban dilarikan ke Puskesmas dan meninggal dalam perjalanan.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek TanjungLubuk, Iptu Johny Martin saat dikonfirmasi. Menurutnya, setelah melakukan aksinya kemarin, pelaku berhasil diamankan oleh jajaran Polres OKI, hari ini Selasa (02/07) pagi.
“Sekitar pukul 10.00 WIB Unit Reskrim dan Unit Intlekam di-back up Tim Opsnal Sat Reskrim Polres OKI melakukan pengejaran dan berhasil menangkap kedua pelaku sekaligus mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi,” katanya.
Diakuinya, saat ini kondisi masih aman terkendali dan pihaknya menyarankan keluarga korban untuk melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Tanjung Lubuk, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.(rif)
















