BATURAJA, fornews.co – Y (17), salah satu siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Ogan Komering Ulu (OKU), nyaris saja kehilangan mahkotanya (perawan) yang diduga dilakukan J (30), oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut menimpa ABG yang sedang menjalani tugas sekolah Praktek Kerja Lapangan (PKL) diinstansi tempat pelaku bekerja, Jumat (18/08). Untuk melancarkan aksi bejadnya, pelaku yang telah beristri ini meminta korban mengerjakan sesuatu di salah ruang (kerja) kosong. Waktu menunjukan pukul 14.00 WIB, pelaku langsung “nyergap” korban. Dalam pelukannya, pelaku lansung melancarkan aksi cabulnya.
Korban yang dibuat tidak berkutik, pelaku terus bekerja keras membuka baju dan meraba pada bagian vital. Namun, korban langsung berontak dan berhasil lepas dari cengkeraman nafsu pelaku lantas keluar ruangan sembari histeris. Beruntung ada seorang yang mengetahui hal ini.
Tidak terima dengan pelecehan seksual dari oknum ASN tersebut, Y didampingi sang ibu melaporkan hal itu ke SPKT Polres OKU, dengan nomor LP -B / 168 /VIII / 2017 / RES.OKU pada Senin (21/8), pukul 09.00 WIB.
Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim AKP Harmianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Saat ini LP (laporannya) masih kita proses. Kita akan lidik dulu (melakukan penyelidikan). Korban sudah kita mintai keterangan awal nanti akan dimintai keterangan lanjutan yang ditangani Unit PPA,” ujar Harmianto, Selasa (22/08).
Selain memeriksa lanjutan terhadap saksi korban di Unit PPA, pihaknya juga kata Harmianto, akan memanggil saksi lainnya yang diduga ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sebab apa yang dilaporkan korban baru sepihak versi korban sendiri. Perlu adanya keterangan lain untuk penguatan polisi agar bisa menangkap pelaku yang dilaporkannya. (gus)
















