SEKAYU, fornews.co – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin menggelar malam puncak peringatan Bulan Bung Karno, Senin (27/07) malam. Acara live talk show mengangkat tema “Refleksi Berbangsa dan Bernegara di Era Bung Karno dalam Kaitannya dengan Membangun Kesadaran Politik di Era Milenial” dilaksanakan di waterfront Sekayu.
Hadir sebagai pembicara pada live talk show tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan Giri Ramanda Kiemas, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Muba Beni Hernedi, Pengamat Politik Sumsel Bagindo Togar, dan Bupati Muba Dodi Reza Alex.
Bupati Muba Dodi Reza Alex membakar semangat pemuda dengan mengingatkan pesan Bung Karno sang Bapak Bangsa bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Dengan demikian, Dodi menyampaikan di era milenial ini tantangan anak muda sangat berat, karena dituntut untuk dapat lebih inovatif dan kreatif di tengah teknologi yang sudah serba canggih.
“Saya coba juga untuk menerapkan di Musi Banyuasin bersama-sama dengan pak Wakil Bupati dan seluruh Kepala Perangkat Daerah agar ada sesuatu yang baru, sesuatu yang orisinil itu kita coba timbulkan. Sehingga dengan adanya perpaduan dari pengetahuan lokal dan juga tentu kita gabungkan dengan wawasan internasional, mudah-mudahan ini bisa jadi kolaborasi yang lebih efektif lagi,” ujar Dodi.
Diceritakan Dodi, dulu kalau bicara tentang Indonesia pasti Bung Karno. Karena menurut Dodi, Bung Karno sangat luar biasa, bapak bangsa yang punya ide termasuk melahirkan dan menggali nilai-nilai bangsa Indonesia yaitu Pancasila.
Bupati Dodi Reza juga mengajak para pemuda harus memperkaya diri kalau ingin berhasil di zaman sekarang.
“Karena tantangan anak muda ke depan semakin berat. Saya sering katakan kepada para pemuda, kalau ingin berhasil harus memperkaya diri dalam artian harus banyak belajar. Kita akan coba fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Muba dari segala bidang. Dinas-dinas terkait juga akan mendukung segala hal yang berkaitan dengan kepemudaan termasuk penyediaan lapangan kerja. Jadi artinya, lapangan kerja kita sediakan, kita buka jalur juga misalnya dengan perusahaan-perusahaan, tapi ya kita harus juga siap berkompetisi dengan yang lain,” katanya.
Dodi menegaskan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Muba akan lebih fokus dalam meningkatkan kompetensi milenial dalam menghadapi dunia kerja industri saat ini dan menciptakan enterpreneur-enterpreneur milenial. Para milenial harus meningkatkan kompetensi dan upskilling dlm rangka bersaing memenuhi bursa kerja saat ini yang sangat kompetitif. Hal ini ditegaskan Bupati karena membangun SDM pemuda atau milenial juga menjadi bagian Visi Misi Bupati Musi Banyuasin yaitu menciptakan generasi muda Musi Banyuasin yang religius, berprestasi serta anti narkoba.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Muba Beni Hernedi mengajak seluruh kader PDI Perjuangan dan pemuda di Muba untuk selalu bersyukur dan berbangga terhadap bangsa Indonesia. Kegiatan yang digelar DPC PDI Perjuangan Muba ini bertujuan untuk menanamkan semangat dan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda.
Dirinya juga menyebutkan ada berbagai lomba yang diselenggarakan dalam perayaan Bulan Bung Karno tahun ini. Seperti lomba membaca Dedication of Life, pidato tentang biografi sejarah Bung Karno, dan menggambar Sketsa Bung Karno.
“Momentum ini tidak lain adalah untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari dan untuk mengenang kembali sejarah perjuangan Bung Karno sebagai seorang Pahlawan dan Bapak Bangsa bagi NKRI. Jadi Bung Karno bukan hanya milik PDI Perjuangan saja, tapi Bung Karno milik kita bersama, milik Indonesia,” tegas Beni.
Setelah gelaran talk show dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yang diadakan PDI Perjuangan Muba. (ije)

















