Fornews.co – Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang baru saja dilantik, Budi Gunadi Sadikin langsung dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat. Pasalnya, sama seperti beberapa negara lainnya, Indonesia kini juga tengah berjuang melawan pandemi COVID-19.
Harapan besar diberikan kepada pengganti Terawan Agus Putranto ini. Salah satu harapan itu muncul dari Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).
Di mana, melalui salah satu pengurusnya, Hermawan Saputra mengungkapkan, Budi Gunadi Sadikin harus mampu mendorong pengembangan vaksin Merah Putih buatan Indonesia sebagai salah satu langkah penanganan COVID-19.
“Penguatan hubungan dengan BUMN, mendorong Presiden atau kementerian lain agar betul-betul mendorong vaksin itu dikelola anak bangsa. Vaksin Merah Putih misalnya oleh lembaga molekuler Eijkman ini harus dipercepat advokasi, terutama anggaran,” kata Hermawan seperti dilansir dari Suara.com, Selasa (22/12).
Menurut Hermawan, Indonesia tidak terlalu bermasalah dengan sumber daya manusia dalam pengadaan vaksin tersebut. Hanya saja, diperlukan adanya dorongan pada sektor politik juga keberpihakan anggaran untuk mendukung pembuatan vaksin Merah Putih.
“Kita berharap mandiri dalam pengadaan vaksin. Itu Kementerian harus berani tunjukan ke depan,” ucapnya.
Sementara itu, terkait persoalan distribusi dan kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi, menurut Hermawan, Budi Gunadi harus melancarkan koordinasi dengan organisasi profesi kesehatan. Hal itulah yang ia anggap sempat tidak terjalin dengan baik saat periode Kemenkes versi Terawan.
Dia menilai, sebelumnya kedekatan antara organisasi profesi kesehatan seperti IDI dan organisasi kesehatan lainnya ini sedikit kurang. (ads/rif)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

















