PALEMBANG, fornews.co – Timnas kano Indonesia mempersembahkan tambahan medali perak bagi Indonesia. Turun di nomor kano TBR 1.000 meter putra, Indonesia finis di belakang Chinese Taipei.
Tim Indonesia masuk ke garis finis dengan catatan waktu 4:34.947. Sementara Chinese Taipei yang meraih medali emas melintas garis finis 4:31.185. Sedangkan medali perunggu direbut Korea Bersatu yang menyelesaikan lomba 4:36.459.
Dengan tambahan medali perak ini, maka tim kano Indonesia sejauh ini telah meraih 2 medali perak (kano TBR 1.000 meter putra, kano TBR 500 meter putri) dan satu perunggu (kano TBR 500 meter putra). Belum mampu menyumbang medali emas, timnas kano pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
“Kami minta maaf karena tidak berhasil meraih medali emas. Mohon maaf sebesar-besarnya. Karena anak-anak sudah berusaha dengan maksimal untuk meraih hasil terbaik,” ujar Pelatih Kepala Timnas Kano Indonesia Muhammad Suryadi, usai final kano TBR 1.000 meter putra di Jakabaring Rowing & Canoeing Regatta Course, Senin (27/08).
Diakui Suryadi, tim Chinese Taipei ini sangat sulit diprediksi. Sebab, Indonesia telah berupaya maksimal mengatasi beberapa saingan berat seperti China dan Myanmar. Apalagi di kejuaraan Asia bulan Mei lalu, Indonesia mampu mengalahkan Chinese Taipei di nomor yang sama.
“Kami telah berupaya keras mengalahkan China tapi justru dikalahkan Chinese Taipei. Sekali lagi kami mohon maaf, tidak mampu meraih medali emas,” tutur Suryadi. (ije)

















