YOGYAKARTA, fornews.co—Mampukah kita mengenali diri kita sendiri?
Pertanyaan di atas muncul dari TIM Kuratorial Pameran Wirama pada Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2019 bertema wirama, wirasa dan wiraga.
Tema FKY 2019 kali ini mengangkat gagasan Ki Hajar Dewantara sebagai metode dalam pendidikan dan kebudayaan.
Wirama diartikan sebagai pendekatan dalam praktik dan pemaknaan seni di Yogyakarta.
Namun banyak anggapan metode Ki Hajar Dewantara mendidik anak untuk menjadi seniman.
Menurut TIM Kuratorial, Ki Hajar Dewantara justru ingin menghidupkan dan mengembangkan penghayatan estetis peserta didik.
Sebab, kata TIM Kuratorial, melalui seni pembelajaran mengenai etika, norma dan perilaku, dapat diajarkan sehingga lebih dihayati. Ketiga elemen tersebutlah yang akan membentuk peserta didik menjadi insan seutuhnya siap membangun bangsa dan negara.



Sejalan dengan tema besar FKY 2019, yakni Mulanira, pihak penyelenggara mengajak masyarakat melihat kembali peninggalan berharga Ki Hajar Dewantara yang masih dapat diterapkan hingga sekarang.
Mulanira diartikan sebagai ajakan untuk kembali (pulang red.) kepada kebudayaan dan pengetahuan-pengetauan mutakhir di masa lalu.
“Dengan membawa ulang Wirama kita sedang menoleh ke belakang untuk belajar dari apa yang mungkin sempat lupa dan terlupa,” kata TIM.
Pameran Seni Rupa FKY 2019 berlangsung tanggal 8-16 Juli 2019 di Museum Sonobudoyo, di Jalan Pangurakan No.6 Yogyakarta. Buka pukul 10.00-21.00 WIB.
Baca: Kampung Dolanan Tradisional di FKY 2019
Sejumlah seniman, yakni: Agung Kurniawan, Aking AW, Annisa Putri Cinderakasih, Anom Sugiswoto, Arief Budiman, Arief Sukardono, Arwin Hidayat, Ayu Arista Murti, Brahma Tirta Sari, Dyah Retno Fitriani, Dyan Anggraini, Farhan Siki, FJ Kunting, Hedi Heriyanto, Kurnia Yudha F, Laksmi Shitaresmi, Lenny Ratnasari Weichert, Maryanto, Nasirun, Gik Wasfuk, Octo Cornelius, Pius Sigit Kuncoro, Restu Ratnaningtyas, Riono Tanggul Nusantoro, Risang Yuwono, Rudy ‘Atjeh’ Dharmawan, Suparno, Syahrizal Pahlevi, Yaksa Agus, Yudha Kusuma Putera, Kelompok Kesenian Kulon Progo, dan Komunitas AB-DW.
Selain pameran, Program Wirama juga menghadirkan tur pameran yang bakal diadakan pada Jum’at (12/7/2019) dan Sabtu (13/7/2019) pukul 15.00 WIB. Sedangkan kunjungan ke studio Nasirun dan Dyan Anggraeni diadakan pada Ahad (14/7/2019) pukul 10.00 WIB. (adam)
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
facebook:
fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















