BENGKULU, fornews.co – Melihat pesaing kuatnya terjatuh, Alimin Nurdin seketika terisak penuh haru. Maklum saja, pemuda 23 tahun asal Ogan Ilir (OI) ini sudah bisa dipastikan menjadi peraih medali emas panjat tebing nomor lead perorangan putra Porwil X Sumatra 2019 di Bengkulu, Jumat (01/11) petang.
Alimin pun mendapat pelukan dari pelatih, rekan-rekannya, pengurus FPTI Sumsel dan pengurus KONI Sumsel yang hadir di venue sport climbing Semarak Sport Centre, Sawah Lebar, Bengkulu. Bahkan ketika sesi wawancara, mata alumnus Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) ini tampak berkaca-kaca.
“Saya bersyukur (atas hasil ini). Ini berkat doa orang tua saya,” ujar Alimin sambil menahan tangis.
Sebagai peraih medali emas, Alimin berhak atas bonus dari Pemprov Sumsel yang dijanjikan sebesar Rp30 juta. Bukan untuk dirinya, Alimin justru akan menyerahkan bonus yang diterimanya kepada orang tuanya.
“Bonus yang saya dapat untuk membantu orang tua yang lagi membangun rumah di dusun,” tuturnya.
Alimin yang mulai menggeluti panjat tebing sejak duduk di bangku kelas 3 SMP ini mengaku setelah lulus kuliah dirinya sempat bekerja. Namun panggilan untuk terus berlatih tak mampu ditahannya.
“Akhirnya saya putuskan untuk berhenti berkerja dan dan fokus ke panjat tebing,” terangnya.
Sebagai juara di Porwil, Alimin dipastikan menggenggam tiket turun di PON 2020. Alimin pun berjanji meningkatkan kemampuannya agar bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Insyaallah saya berikan yang terbaik di PON nanti. Dengan fokus di panjat tebing ini saya punya cita-cita untuk menjadi atlet profesional dan bisa keliling dunia untuk turun di berbagai kejuaraan dan meraih prestasi setinggi-tingginya,” tukasnya. (ije)

















