SEKAYU, fornews.co – PT Petro Muba akan meresmikan operasional Station Storage dan Station Settling pada Rabu (19/12). Penampungan sementara dan transportasi minyak mentah dari sumur tua di Kelurahan Babat Toman, Kecamatan Babat Toman ini merupakan yang pertama dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, pembangunan stasiun penyimpanan dan stasiun menetap ini merupakan upaya menekan illegal drilling dan illegal refinery di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Selama ini Dodi merasa prihatin dengan pengelolaan minyak mentah sumur tua dilaksanakan dengan tingkat keamanan yang sangat minim. Kondisi tersebut tentunya berisiko sangat tinggi dan sangat rentan terhadap keselamatan pekerja itu sendiri.
“Dengan kerja sama ini kita bisa meminimalisir angka kecelakaan kerja dengan berpedoman pada HSSE,” kata Dodi.
Sementara itu, Direktur Utama Petro Muba H Yuliar menerangkan, station storage dan station settling minyak mentah ini dibangun di atas lahan seluas 2 hektare di Desa Babat, Kecamatan Babat Toman. Adapun pengelolaannya Petro Muba menggandeng PT Pertamina EP.
“Station storage ini terdiri dari 18 tangki yang terdiri dari 9 tangki settling dan 9 tangki storage dengan masing-masing kapasitas tangki 40 kiloliter. Minyak dari masyarakat dihisap dengan pompa unloading pump dengan kapasitas 800 liter per menit. Kemudian, dari 3 unit pompa terpasang dioperasikan dengan pola 2 on dan 1 stand-by. Setelah diendapkan selama 6 jam, endapan lumpur dan air dihisap pompa sloop pump menuju separator untuk kembali dipisahkan antara air dan sisa minyak,” terang Yuliar.
“Lalu sisa minyak dipompa kembali ke storage tank minyak dari settling tank yang telah memenuhi persyaratan kemudian dipompa dengan transfer pump dengan kapasitas 800 liter per menit menuju storage tank,” imbuhnya.
Mengenai safety, kata Yuliar, fasilitas ini dilengkapi dengan hydrant di sekeliling area dengan 6 pillar hydrant, 2 diesel pump dan fire water tank dengan kapasitas 2×70 kilo liter. Kapasitas terpasang itu diperkirakan bisa mengcover hingga 2 jam seandainya terjadi musibah kebakaran sebelum bantuan datang.
“Di area tangki, rumah pompa, ruang panel dan area bongkar muat minyak dilengkapi dengan fire detector,” tukasnya. (ije)
















