SEKAYU, fornews.co – Jajaran TNI Kodam II/Sriwijaya siap membantu dan mendukung berbagai program Pemkab Musi Banyuasin yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat.
Hal itu disampaikan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi di pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (25/08). Agus beserta jajaran hadir di Sekayu dalam rangka kunjungan kerja ke Kodim 0401 Muba sekaligus silaturahmi dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex.
“Apapun itu program dari Bupati Muba, kami siap mendukung demi untuk mensejahterakan masyarakat. Kemudian juga saya berharap anggota dari kesatuan kami dapat menjadi penegak protokol kesehatan, membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” ujarnya.
Agus mengatakan, untuk penanganan Karhutla, TNI siap bersinergi dengan Pemkab Muba dan lebih memprioritaskan pencegahan. Menurutnya, belajar dari tahun sebelumnya, tentu sudah ditetapkan titik-titik wilayah api agar jangan sampai kejadian seperti tahun kemarin.
“Saya sudah sampaikan dengan Bupati, bahwa pencegahan disini kita utamakan. Kita lakukan sosialisasi ke masyarakat jangan membuka lahan dengan membakar hutan. Saya juga apresiasi atas dukungan Pemkab Muba menganggarkan alokasi dana yang besar untuk program TMMD. Dua tahun yang lalu Kabupaten Muba terbesar di wilayah Sriwijaya. Nah, mudah-mudahan tahun akan datang dapat jadi contoh terbesar di Indonesia, demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pangdam II/Sriwijaya ke Kabupaten Muba. Dirinya menyampaikan, dari dulu hingga sekarang Pemkab Muba bersama jajaran Forkopimda akan terus kompak, bersinergi untuk membangun Kabupaten Muba.
“Kami punya kekayaan SDA yang melimpah, baik itu di sektor gas, minyak dan perkebunan. Namun wilayah kami juga punya tantangan di musim kemarau biasanya terjadi Karhutla. Di sini saya tegaskan saya tidak mau lagi biasanya, harus ada pencegahan lebih dini. Maka dari itu kami anggarkan alokasi dana lebih kurang Rp15 miliar untuk pencegahan dan pengendalian Karhutlah. Termasuk sarana dan prasarana serta biaya operasional TNI dan Polri dalam berjibaku di lapangan sehingga bisa mengajak masyarakat jangan buka lahan dengan melakukan pembakaran,” papar Dodi.
Dodi menjelaskan, di tahun 2021 mendatang melalui program TMMD, Pemkab Muba akan mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan infrastruktur di daerah pelosok dan pedalaman dalam Kabupaten Muba.
“Kalau dua tahun lalu program TMMD di kita terbesar di wilayah Kodam II Sriwijaya, tahun depan Insyaallah kita terbesar di Indonesia. Karena kami yakin dengan melibatkan TNI dan aparat desa serta rakyat setempat akan tercipta kemanunggalan masyarakat desa yang seutuhnya. Kami ingin mengajak persatuan NKRI untuk bersama Pemkab membangun desa dan masyarakatnya, memperkuat ketahanan ideologi, bukan hanya pembangunan fisik tapi juga pembangunan ideologi,” ucapnya.
Hadir bersama Pangdam pada kunjungan kerja tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, Kapok Sahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Puji Cahyono, Aspers Kasdam II/Sriwijaya Kol Inf Efdal Nazra dan pejabat lainnya. Sementara dari Forkopimda Muba hadir Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, Kajari Muba Suyanto, Ketua Pengadilan Agama Sekayu Korik Agustian, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Iriati Khoirul Ummah dan Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Apriyadi. (ije)

















