PALEMBANG, fornews.co – Kondisi serba sulit saat ini membuat hampir seluruh jenis usaha menghentikan operasionalnya. Bahkan tidak sedikit pengusaha merumahkan karyawannya karena pendapatan usaha yang turun drastis terdampak COVID-19.
Di tengah himpitan situasi yang serba sulit saat ini, pemilik The Jalu Barbershop, Heriyanto (30), tetap membuka usaha pangkas rambutnya. Meski tetap buka, namun barbershop yang berlokasi di Jalan Gubernur HA Bastari tepatnya di seberang Polrestabes Palembang ini, tidak mematok harga seperti biasa tapi seikhlas pelanggannya. Selama pandemi COVID-19, Yanto ingin membantu masyarakat yang ingin memotong rambut tapi kesulitan karena penghasilan yang berkurang.
“Hasil pembayaran dari pelanggan yang datang akan diserahkan ke panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan. Tak hanya itu saya juga menerima bayaran sembako dan pakaian,” ujar Yanto.
Diakui Yanto, sejak memberlakukan bayar seikhlasnya, pengunjung yang memangkas rambut di tempatnya terus berdatangan. Bahkan pelanggannya membayar jasa Yanto tidak hanya dengan uang tunai.
“Alhamdulilah semenjak saya memberlaukan bayar seikhlasnya, pelanggan meningkat. Pembayaran pun berbeda-beda, ada yang membawa beras, sembako, pakaian, uang tunai yang dimasukkan ke tempat yang sudah disiapkan,” terangnya.
Hingga hari ini, lanjut Yanto, sudah terkumpul sejumlah uang, sembako, dan dua karung pakaian. Rencananya hasil dari pembayaran yang diterima semuanya akan di sumbangkan ke masyarakat yang membutuhkan.
Meski sulit menerapkan physical distancing saat memangkas rambut pelanggan, namun Yanto tetap menjalankan protokol kesehatan penanganan COVID-19 lainnya seperti cuci tangan pakai sabun di air mengalir dan menggunakan masker.
“Untuk pelanggan kita wajibkan cuci tangan, sedangkan alat yang digunakan kita bersihkan,” tukasnya. (cr4)
















