KAYUAGUNG, fornews.co – Baru-baru ini, masyarakat di seputaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) digemparkan dengan isu kematian seseorang karena diduga terpapar Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang isunya menyebar di sejumlah media sosial. Warga yang disebut-sebut meninggal karena virus Corona tersebut adalah warga Kecamatan Pampangan.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan dalam keterangan persnya menuturkan, memang betul ada warga OKI yang baru meninggal dunia. Namun demikian, dirinya enggan menyebut bahwa warga tersebut meninggal karena terpapar virus Corona.
Menurutnya, hal tersebut belum bisa dipastikan apakah warga itu meninggal karena positif Corona atau penyebab lain. Hal ini dikarenakan menurut Iwan, hasil pemeriksaan sampel swab warga tersebut belum diketahui.
“Belum bisa dipastikan positif karena sampai dengan saat ini belum ada hasil pemeriksaan sampel swab yang diterima,” terangnya, Sabtu (25/04) sore.
Dijelaskannya, orang tersebut diketahui tidak memiliki riwayat bepergian ke luar kota dan tidak pernah ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Warga yang diketahui berasal dari Desa Tapus ini diungkapkannya sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dengan gejala hemifarase dan hypertensi.
“Yang bersangkutan mengalami gejala hemifrase, kejang- kejang (mirip orang kesurupan). Oleh keluarga langsung dibawa berobat ke RS Muhamadiyah Palembang, namun setelah dirawat pada jumat (24/4/2020), dinyatakan meninggal dunia dan anjuran dari pihak rumah sakit Muhammadiyah untuk dimakamkan di pemakaman khusus,” kata Iwan menuturkan.
Meskipun hasil swab tersebut belum diketahui, lanjut Iwan pihaknya tetap akan melakukan contact tracing terhadap masyarakat yang melakukan kontak langsung dengan orang tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (rif)

















