SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex bersama dengan pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sekayu melaunching Pasar.id Pasar Randik Sekayu, pasar tradisional online unggulan nasional di Kabupaten Muba yang dilaksanakan di halaman kantor UPTD Pasar Randik Sekayu, Jumat (11/12).
Dodi mengatakan, launching yang dilaksanakan di tengah pasar ini baru pertama kali dilakukan di tengah para pedagang dan para pelaku UMKM, artinya pedagang pelaku UMKM di Muba Ini mendapat prioritas dari Pemkab Muba. Menurut Dodi, Pemkab Muba sangat komitmen dan sangat memikirkan nasib pedagang kecil UMKM yang ada di Muba agar tidak terpuruk dalam menghadapi pandemi bahkan menghadapi kebiasaan baru.
“Ini bukan hanya untuk menghadapi atau menyiasati pandemi virus Corona tapi ke depan belanja online ini adalah sesuatu yang harus menjadi kebiasaan, karena adaptasi New Normal atau normal baru itu pasti banyak orang yang mengurangi interaksi fisik di marketplace. Jadi Disperindag silakan dikolaborasikan dan ditingkatkan lagi, apalagi BRI akan dorong ke depannya. Inilah cara kita menghidupkan pedagang, menghidupkan para tukang ojek, dan juga tentu memudahkan masyarakat untuk belanja,” ujarnya.
“Jadi saya apresiasi, sangat baik program ini, apalagi ini launching yang pertama di luar Pulau Jawa dan ini sejalan dengan apa yang dilakukan Pemerintah Muba selama COVID-19. Pemkab Muba begitu memikirkan pedagang kecil UMKM dengan diberikan bantuan mikro usaha, diberikan juga bantuan alat-alat, mulai dari bentor, motor rekayasa kontainer kemudian juga kios-kios ada 50 unit tahap pertama, ditambah lagi tahap kedua diberikan bantuan Rp600.000 per bulan selama masa COVID-19,” imbuh Dodi.
Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Sekayu Irma Elizabeth menerangkan, Pasar.id Pasar Randik Sekayu tersebut merupakan wujud nyata solusi Bank BRI kepada pedagang pasar dan dukungan Bank BRI kepada pengelola dan pedagang pasar berupa website yang berisikan informasi pedagang dan barang dagangannya, yang dapat diakses secara luas (khususnya calon pembeli) dengan tujuan menghubungkan pedagang dan pembeli untuk dapat bertransaksi secara online (tanpa tatap muka).
Menurut Irma, BRI telah menyalurkan KUR Mikro sebesar Rp163,179 miliar kepada 5.173 debitur atau 103,2% dan KUR super mikro Rp16,2 miliar kepada 1.706 debitur atau 160,1%. Selain itu, BRI cabang Sekayu juga menyerahkan CSR untuk perbaikan sarana dan prasarana pasar Kabupaten Muba sebesar Rp100 juta.
“Hari ini kita melaksanakan launching, namun launching ini bukan satu-satunya media. Ini hanya seremonial kecil di mana user id dari platform mulai dimigrasikan dan diserahkan kepada UPTD pasar. UPTD pasar melalui admin dapat menginput dan menambahkan pedagang pasar yang bergabung,” jelasnya.
Irma mengatakan, melalui platform Pasar.id dapat menampilkan jumlah transaksi dan rupiah omzet transaksi. Sehingga pengelola pasar dapat mengetahui jumlah transaksi dan volumenya.
“Jadi langkah selanjutnya dari launching ini adalah sosialisasi dan edukasi kepada pedagang pasar dan masyarakat. Bank BRI berkomitmen untuk tetap mendampingi sosialisasi dan edukasi melalui petugas khusus yang kita sebut Mantri yang dedicated pada pasar di wilayah kerjanya, dan BRI merekrut petugas pendamping pasar, karena ini pasar.id ini adalah suatu perubahan memerlukan waktu berproses,” pungkasnya.
“Ini semua berawal saat audiensi Presiden RI dengan para pemimpin wilayah BRI yang diminta mempunyai pasar percontohan, pasar unggulan yang punya konsep digital dan di Muba kita sudah punya, kita wujudkan bersama-sama Dinas Perdagangan dan Industri. Di mana pedagang pasarnya juga sudah memiliki komitmen dan kerja sama kita yang kuat maka ditetapkan Pasar.id Pasar Randik Sekayu sebagai pasar online unggulan nasional yang menjadi contoh mewakili Provinsi Sumatra Selatan,” imbuhnya.
Irma menyampaikan, atas dukungan penuh dari Pemkab Muba, PT Bank BRI (Persero) Tbk Regional Sumatra Selatan, Jambi dan Babel memberikan penghargaan kepada Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex atas terpilihnya pasar.id Pasar Randik Sekayu sebagai pasar tradisional online unggulan nasional kerja sama antara Bank BRI dengan Disdagperin Kabupaten Muba.
“BRI dan Disdagperin telah membentuk 10 pasar online dalam wilayah Kabupaten Muba di antaranya, Pasar.id di Kecamatan Sungai Lilin, Pasar Randik Sekayu, Pasar Perjuangan, Pasar Babat Toman, Pasar Bayung Lencir, Pasar A3 Keluang, Pasar Peninggalan, Pasar Plakat Tinggi, Pasar Tebing Bulang, Pasar Sanga Desa, dan hingga menghimpun sebanyak 556 pedagang pasar,” terangnya. (ije)
















