PALEMBANG, fornews.co – Meski dampak pandemi COVID-19 memukul berbagai sektor usaha, namun ada beberapa usaha yang justru menuai untung.
Dari sedikit usaha tersebut adalah penjual masker kain yang marak bermunculan sejak merebaknya virus Corona. Bahkan kian hari jumlah pedagang masker kain terus bertambah. Apalagi setelah Pemerintah mengeluarkan imbauan masyarakat memakai masker kain untuk mengatasi kelangkaan masker medis yang banyak dipergunakan masyarakat.
Hampir di setiap jalan di Kota Palembang ada penjual masker kain. Mereka menawarkan masker dengan beragam bentuk, bahan dan harga. Ada yang dijual mulai Rp5.000 hingga Rp15.000 per masker.
“Alhamdulilah dagangan saya meningkat akhir-akhir ini,” ujar Sri (29) pedagang masker di Jalan Jenderal Ahmad Yani Palembang, Sabtu (11/04).
Tak hanya menjual masker, Sri juga menyediakan sarung tangan di lapaknya.
“Semenjak merebaknya virus Corona permintaan masyarakat semakin meningkat. Ada yang beli satuan, tapi ada juga yang borong,” katanya.
Menurut Sri, tingginya permintaan berpengaruh terhadap omsetnya. Per hari, Sri bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp300.000.
Sementara itu, pedagang masker lainnya Ferry mengaku jika sebelumnya berprofesi sebagai sopir taksi online. Namun lantaran sepi karena dampak virus Corona, ia pun banting setir berjualan masker di pinggir jalan.
“Saya baru satu bulan jualan masker, tapi alhamdulilah pemasukan dari penjualan ini lumayan untuk kebutuhan sehari-hari. Sebelumnya saya narik taksi online, tapi karena dampak penyebaran virus Corona, membuat penumpang turun drastis,” tuturnya.
Dian, salah seorang pembeli masker mengatakan, dirinya sangat terbantu dengan adanya penjual masker kain di pinggir jalan ini. Sebab untuk membeli masker medis selain harganya melambung juga sulit didapatkan.
“Dengan menggunakan masker kain ini kan bisa dicuci dan dipakai berulang-ulang. Sementara kalau masker (medis) yang (beli) di apotek itu hanya bisa dipakai satu kali,” katanya. (cr4)
















