PALEMBANG, fornews.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melalui Dinas PUBM dan Tata Ruang, langsung mengalihkan lalu lintas Pagaralam-Lahat dan sebaliknya, ke jalan provinsi poros Siban menuju Simpang Bacang.
“Tugas kami untuk sementara ini mengalihkan lalu lintas ke jalan provinsi melalui poros Siban menuju Simpang Bacang. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres agar lalu lintas kendaraan dari persimpangan atas bisa diantisipasi supaya terkendali,” ungkap Plt Kepala Dinas PUBM dan Tata Ruang Sumsel Darma Bhudi, Sabtu (02/02)
Bhudi melanjutkan, pihaknya juga sudah menugaskan UPTD setempat untuk standby di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat, tempat longsornya jalan penghubung Lahat-Pagaralam. Pihaknya mengimbau, dengan kondisi cuaca yang masih sering hujan, sebaiknya warga dan pengendara pengguna jalan lebih berhati-hati, mengingat di daerah sekitar lokasi memang cukuo rawan terjadi erosi dan longsor.
Bhudi menceritakan, pihaknya mendapat informasi terkait kejadian tanah longsor di jalan penghubung Lahat-Pagaralam itu sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan Kepala Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional wilayah V, Kiagus Syaiful Anwar.
Putusnya jalan tersebut, paparnya, akibat adanya tanah di badan jalan yang mengalami erosi. Hal itu dipicu keberadaan air yang berada di bawah badan jalan yang menyusup ke badan jalan.
“Jalan tersebut amblas dengan kedalaman hingga 15 meter. Tapi kita usahakan paling lambat minggu depan bisa dilewati. Dalam artian ini untuk kedaraan tertentu maksimal berat 8 ton, untuk truk-truk besar sementara tidak bisa,” paparnya.
Sekarang, urai Bhudi, Kepala Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional wilayah V, Kiagus Syaiful Anwar dan tim sudah langsung turun ke lokasi kejadian dengan membawa material untuk perbaikan. Agar jalan ini kembali bisa segera dilalui mereka juga akan membuat box culvert untuk mengalirkan air yang ada.
Sekadar informasi, Sabtu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, jalan lintas yang menghubungkan Lahat-Pagaralam di Kecamatan Pulau Pinang Desa Jati terputus, akibat longsor. Kondisi ini membuat akses jalan tak bisa dilewati kendaraan sama sekali baik roda dua maupu roda empat. Longsornya jalan ini diperkirakan akibat curah hujan yang sering belakangan sehingga membuat kondisi tanah labil.(tul)
















