PALEMBANG, fornews.co – Final Liga Champions Eropa mempertemukan dua klub Premier League, Liverpool FC versus Tottenham Hotspurs FC, di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (02/06) dinihari WIB.
Memiliki pengalaman lebih banyak di ajang bergengsi ini, Liverpool lebih dijagokan meraih trofi di akhir laga. Salah satu yang menjagokan The Reds adalah Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi.
“Saya gak terlalu mengikuti perjalanan kedua tim di Liga Champions musim ini. Tapi saya nonton waktu Liverpool melakukan comeback gemilang atas Barcelona di semifinal. Itu meyakinkan saya kalau Liverpool akan meraih trofi Liga Champions musim ini,” kata Kas dihubungi fornews, Sabtu (01/06) malam.
Meski demikian, lanjut Kas, pada setiap laga final tidak ada yang lebih unggul. Sebab jika sebuah tim masuk ke final maka performanya pasti sudah teruji. Namun memang faktor sejarah sedikit banyak lebih menguntungkan untuk menambah motivasi bertanding pemain di lapangan.
“Liverpool pasti dalam kepercayaan tinggi memburu trofi Liga Champions mereka yang ke-6. Namun mereka tetap harus waspada terhadap Tottenham yang menunjukkan grafik permainan stabil sejak babak penyisihan grup. Apalagi ini final pertama Tottenham yang tentunya ingin mereka genapi dengan trofi Liga Champions pertama bagi sejarah klub,” tutur Kas.
Liverpool dan Tottenham sama-sama meraih tiket final dengan melakukan comeback sempurna. Liverpool yang tidak diunggulkan saat bertemu Barcelona di semifinal sangat tertekan usai kalah 0-3 di leg I yang digelar di Stadion Camp Nou. Namun di luar prediksi, Mohamad Salah dkk mampu membalikkan keadaan di leg II saat membantai Lionel Messi dkk 4 gol tanpa balas di Anfield.
Hampir mirip dengan Liverpool, Tottenham juga harus menelan kekalahan 0-1 saat menjamu Ajax Amsterdam di White Hart Lane di leg I. Namun saat bermain di Johan Cruijff Arena, markas Ajax, Tottenham mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2. Meski agregat 3-3, namun Tottenham unggul agresivitas gol di kandang lawan.
Di kompetisi Premier League, prestasi kedua klub sama-sama moncer. Tottenham finis di peringkat 4 akhir klasemen dan berhak melaju ke Liga Champions musim depan. Sementara Liverpool tak kalah mentereng. Tim asuhan Juergen Klopp ini mengakhiri musim di posisi runner up.
Sayangnya, di musim ini The Lilywhites belum pernah menang atas The Reds. Di White Hart Lane, Tottenham menyerah 1-2. Lalu saat tandang ke Anfield, Harry Kane dkk juga kalah 1-2. (ije)
















