SEKAYU, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin menginventarisasi SDM lokal usia produktif bidang kelistrikan untuk mendapatkan pelatihan dari BLK-Disnaker Muba. Pelatihan ini didukung PLN dengan ditandatanganinya MoU dan Perjanjian Kerja Sama Pemkab Muba dan PT PLN (Persero) Wilayah Sumsel.
“Kerja sama ketenagakerjaan kali ini kita fokuskan di bidang kelistrikan. Jadi kita menyisir SDM lokal usia produktif untuk mendapatkan pelatihan dari BLK-Disnaker dengan menggandeng PLN Sumsel,” ujar Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Rabu (23/09).
Menurut Beni, ada beberapa kerja sama yang dijajaki, di antaranya kerja sama Pelatihan dan Penyiapan Kompetensi dan Wirausaha Bagi Pencari Kerja Lokal khususnya usia produktif agar bisa bersaing di pasar kerja industri terutama di perusahaan dalam wilayah Muba. Lalu, kerja sama Pelatihan dan Penyiapan bagi Pencari Kerja Lokal khususnya usia produktif untuk Jurusan Kelistrikan.
“Kemudian, kerja sama pemagangan seluruh peserta pelatihan yang dilaksanakan oleh BLK-Disnaker Muba terutama Jurusan Kelistrikan. Lalu ada juga Pelatihan dan Penyiapan Tenaga Pencari Kerja Lokal Penyandang Disabilitas agar dapat diterima bekerja di sektor swasta dan pembinaan kewirausahaan,” katanya.
Beni menambahkan, tujuan kerja sama ini dilakukan guna membangun komitmen bersama mengurangi angka kemiskinan.
“Selain itu, membangun komitmen bersama mengurangi angka pengangguran dan peningkatan kualitas SDM para pencari kerja Muba agar dapat bersaing di pasar kerja industri,” tuturnya.
Kepala Disnaker Muba, Mursalin menerangkan, kerja sama ini merupakan lanjutan dari kerja sama sebelumnya dalam upaya pemberdayaan SDM lokal di Muba agar dapat terserap dalam dunia kerja.
“Selain itu, dengan kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan daya saing SDM tenaga kerja di Muba,” ucapnya.
Mursalin mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihak PLN sepakat membangun kerja sama dengan BLK-Disnaker Muba dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) – jurusan kelistrikan untuk pencari kerja di Muba sekaligus siap menerima program pemagangan-sertifikasi industri di PLN untuk seluruh jurusan selain kelistrikan.
“Hal ini merupakan langkah strategis untuk penyiapan tenaga kerja bidang kelistrikan di Muba. Karena sertifikasi bidang kelistrikan dapat diserap oleh pasar kerja sektor lainnya seperti perkebunan, kehutanan, pertambangan dan lain-lain,” katanya.
Selain itu pula, pelatihan kewirausahaan yang berbasis kemitraan dalam hal pelatihan, modal usaha dan pemasaran. PLN juga siap membantu infrastruktur kelistrikan untuk wilayah relokasi transmigrasi Jud Nganti SP3.
“Kemudian, PLN siap bekerjasama penyaluran program beasiswa untuk para pencari kerja di Muba,” tukas Mursalin.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 PLB Nanang Prasetyo menyambut baik kerja sama dalam bidang pemberdayaan SDM lokal Muba di bidang kelistrikan. “Kami siap bekerjasama dengan Pemkab Muba, apalagi tujuan kerja sama ini sangat positif sekali,” terangnya.
Nanang berharap, agar melalui kerja sama ini nantinya pihak PLN dapat turut andil berkontribusi meningkatkan kualitas SDM Muba di bidang kelistrikan. “Semoga nantinya kerja sama ini berjalan lancar dan baik,” tukasnya. (ije)
















