SEKAYU, fornews.co – Pemkab Muba dan jajaran hingga ke pemerintah desa menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Survei Seismik 3D yang akan dilakukan PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang di Kecamatan Bayung Lencir.
Hal ini dikatakan Bupati Muba Dodi Reza Alex melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Yusman Srianto, Selasa (06/08) saat memimpin Rapat Pelaksanaan Sosialisasi Seismik PHE Jambi Merang di Kabupaten Muba.
“Ini (Survei Seismik 3D) program nasional harus kita dukung,” kata Yusman.
Yusman mengimbau, agar pihak kecamatan dan pemerintah desa perlu memberikan pengertian kepada masyarakat setempat yang akan dilintasi kegiatan tersebut.
“Kita perlu mengantisipasi dampak dari kegiatan ini. Untuk itu perlu kebijakan kesepakatan di lapangan terkait ganti rugi daerah atau pemukiman masyarakat yang dilintasi,” ujarnya.
“Untuk membantu kelancaran kegiatan tersebut di lapangan, perlunya dibentuk Tim Satgas dari aparat keamanan,” imbuhnya.
Manager Explorasi PHE Jambi Merang Itung Turismo mengatakan, PT PHE Jambi Merang merupakan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) SKK Migas yang mengelola blok Jambi merang berlokasi di Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin di Provinsi Sumatra Selatan. Pelaksanaan survei seismik 3D ini merupakan komitmen kerja pasti (KKP) yang wajib dilakukan oleh pihak Jambi Merang berdasarkan surat keputusan kontrak bagi hasil antara pemerintah dan pihak Jambi Merang yang disetujui Menteri ESDM tanggal 21 mei 2018.
“Kegiatan ini adalah usaha strategis pemerintah guna meningkatkan cadangan migas Indonesia,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, PT PHE Jambi Merang berencana melakukan kegiatan survei akuisisi seismik 3D di wilayah blok Jambi Merang yang di antaranya akan melintasi kawasan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu (UPHHK) – hutan tanaman industri yang dikelola oleh PT Rimba Hutani Mas, PT Tripupa Jaya, dan PT Wahana Lestari makmur sukses serta hutan masyarakat Merang Kepayang.
“Secara administrasi area rencana kegiatan survei akuisisi meliputi wilayah Provinsi Sumsel. Untuk Kabupaten Muba di Kecamatan Bayung Lencir tepatnya di 5 (lima) desa yakni, Kepayang, Mangsang, Mendis, Muara Medak, dan Desa Pulai Gading. Sementara pada Kabupaten Banyuasin terlaksanakan di Desa Tanah Pilih, Kecamatan Banyuasin II,” tutur Itung.
Ia mengungkapkan, saat ini masih dalam proses sosialisasi. Untuk kegiatan teknis akan dilaksanakan pada bulan September 2019 sampai Januari 2020 terkait perekaman dan pengambilan data.
“Pekerjaan ini nantinya akan melibatkan 1.500 orang pekerja mulai dari topografi, pengeboran dangkal, pengisian sumber getar dan kegiatan lainnya,” imbuhnya.(bas)
















