SEKAYU, fornews.co – Jelang hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Musi Banyuasin (Muba) mengumpulkan dana swadaya dari kader untuk melakukan pembelian beras guna memenuhi kebutuhan beras untuk seluruh pengurus dan kader.
Ketua PDIP Muba, Beni Hernedi mengatakan, beras tersebut di beli dari gabungan kelompok petani (gapoktan) dan penggilingan beras dari Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin yang memiliki luas persawahan kurang lebih 400 Hektare (Ha).
“Kami sudah mengumpulkan 5000 paket beras, yang akan didistribusikan ke seluruh kader dan pengurus partai dan masyarakat yang membutuhkan sebagai bansos khusus hari raya tahun 2021 ini,” ujar dia, Sabtu (8/5/2021).
Beni yang juga Wakil Bupati Muba itu mengungkapkan, bahwa bergerak untuk beli beras dari petani sendiri merupakan bagian dari gotong royong dalam ‘Kemandirian dan Kedaulatan Pangan’ dimasa pandemi COVID19 ini.
“Membela dan membantu petani dengan membeli hasil produksinya di tengah situasi krisis ini adalah political will yang harus di lakukan. Politik kerakyatan dengan keberpihakan kepada petani sendiri ya ‘Bela Beli’ dari petani sendiri” ungkap dia.

Hal tersebut, jelas Beni, bukan hanya menyerahkan pada mekanisme pasar yang selama ini sudah berjalan. ‘Bela Beli’ diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan daerah menuju kedaulatan pangan.
“Petani sudah berjasa dalam mewujudkan swasembada produksi gabah. Hanya saja ketika pasca panennya justru menghadapi harga jatuh dan petani menjerit,” jelas dia.
Kelemahannya, terang Beni, karena belum tersedianya industri pengolahan pasca panen (hilirisasi) yang lengkap dengan sistem dan alur distribusi hasil produksi didalam wilayah muba sendiri.
“Inisiasi mempelopori aksi ini untuk membantu pemerintah. dengan harapan dapat memberi dorongan bagi munculnya nilai tambah ekonomi dan hadirnya hilirisasi di sektor pertanian menuju transformasi ekonomi di Muba,” terang dia.
“Inilah yang dikatakan oleh Bung Karno ‘Politik Ekonomi Berdikari’ yakni berdiri diatas kaki sendiri,” tandas dia. (aha)
















