PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC akan melakoni laga berat di kandang PSM Makassar, Minggu (23/09). Meski berat, namun Sriwijaya akan berusaha tak kehilangan poin.
Mendapat tambahan poin mutlak dibutuhkan Sriwijaya untuk lepas dari jeratan papan bawah. Berada di posisi 13 jelas bukan habitat sebenarnya bagi Laskar Wong Kito.
Pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengatakan, timnya sudah siap menghadapi pertandingan besok. Setelah hanya bermain seri 3-3 saat menghadapi Persebaya Surabaya, Sriwijaya sudah melakukan evaluasi.
“Kondisi pemain semua bagus. Semua bisa main nanti. Tentunya kita mau menang disini. Paling tidak kita curi poin. Meski PSM sekarang sedang on fire, kita akan coba ikuti jejak Persela Lamongan, Perseru Serui dan Barito Putera yang bisa curi poin disini,” kata Subangkit pada pre-match conference di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (22/09) sore.
Menurut Subangkit, meski mewaspadai barisan pemain PSM yang memiliki kecepatan dan kualitas finishing touch baik, namun perhatian justru diarahkan ke playmaker asal Belanda, Wiljan Pluim. Sebab Subangkit menilai Pluim merupakan motor permainan PSM. Oleh karenanya, Subangkit telah menyiapkan strategi khusus agar pergerakan Pluim tak terlalu bebas.
“Saya melihat Pluim ini bagus dalam penyelesaian peluang. Karena Pluim ini piawai menyodorkan umpan-umpan terobosan atau dia eksekusi sendiri. Bukan (berikan) penjagaan khusus tapi kita perhatikan saja. Saat dia masih jauh dari gawang pemain tengah kita harus siap untuk tidak memberikan kesempatan Pluim bergerak bebas,” kata pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur, ini.
Sementara itu wingback Sriwijaya FC Zalnando menambahkan, pemain Sriwijaya terus meningkatkan kekompakan tim. Menurut Zalnando, menghadapi PSM tentunya tim tak mau frontal menyerang, karena pastinya PSM seperti halnya semua tim saat bermain di kandang menginginkan poin penuh.
“Jadi kita fokus memperkuat pertahanan dan sesekali mencuri peluang lewat serangan balik,” tuturnya. (ije)
















