PALEMBANG, fornews.co – Sebanyak 35 siswa dari Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) Palembang diduga keracunan makanan. Para pelajar kini sudah dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis.
Kepala SONS Mitrisno mengatakan, belum bisa memastikan penyebab keracunan para pelajar. Namun dikatakan, beberapa para pelajar sempat mengalami rasa pusing, mual dan muntah sejak Selasa (21/05) siang.
“Ketika sore pengurus asrama melaporkan jumlahnya bertambah. Hingga pukul 23.30 malam ada siswa yang harus segera mendapat perawatan, 3 orang langsung dibawa ke Rumah Sakit Hermina,” ungkapnya.
Mitrisno menuturkan, pihaknya baru satu bulan ini mengganti jasa chatering dengan menu berbuka puasa di antaranya rujak mi, nasi ayam sambal, bakwan dan minuman jenis teh. Sedangkan untuk menu sahur yakni, telur sambal, sayur capcai, tempe goreng dengan minuman teh dan susu.
“Tadi pagi pukul 06.00 dibawa ke RSUD Bari ada 24 siswa, kemudian ada yang dibawa ke RS Muhammadiyah dan puskesmas,” ujarnya.
Salah satu siswa yang menjadi korban, Rani mengaku sempat menyantap rujak mi pada buka puasa, Senin (20/05).
“Tapi ketika pagi tadi mengalami sakit perut, muntah, pusing dan panas dingin. Awalnya saya kira demam biasa, tapi pagi tadi dibawa ke sini,” ujar Rani saat di RSUD Bari.
Sementara itu, Kapolsek Seberang Ulu (SU) I Kompol Mayestika saat ditemui di RSUD Bari mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden yang menimpa puluhan siswa.
“Nanti akan kita cek ke sekolah dari lingkungan hingga ke cathering siswa. Kabarnya mereka sudah ganti cathering selama 1 bulan ini, termasuk gejala – gejala yang dialami selama 2 hari ini,” tandasnya.
Hingga pukul 13.00 WIB, pihak RSUD Bari belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab keracunan yang dialami oleh puluhan siswa.(irs)

















