PALEMBANG, fornews.co – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumsel optimis Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, terpilih sebagai salah satu venue Piala Dunia U20 Indonesia 2021. Keyakinan tersebut didasari berbagai nilai lebih yang dimiliki stadion berkapasitas 23.000 penonton ini.
Sebelumnya PSSI mengajukan 10 stadion kepada FIFA. Stadion tersebut yaitu, Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.
Dari 10 stadion tersebut FIFA hanya akan memilih 6 stadion. Hal itu akan diputuskan setelah utusan FIFA meninjau kondisi terkini stadion-stadion tersebut. Tentunya keputusan tersebut sesuai standar perhelatan Piala Dunia.
“Mengenai stadion semuanya belum diputuskan, menunggu peninjauan perwakilan FIFA awal November ini. Tapi kalau Stadion Gelora Sriwijaya persyaratannya jelas masuk. Di samping stadion untuk pertandingan, juga harus ada stadion atau lapangan pendamping untuk latihan. Kita punya itu yang belum tentu dimiliki tempat lain. Seperti Si Jalak Harupat stadionnya bagus tapi hanya stadion utamanya saja, sementara lapangan latihan tidak ada. Kan persyaratan yang diminta minimal harus ada lima lapangan latihan,” ujar Ketua Asprov PSSI Sumsel Ucok Hidayat dihubungi Rabu (30/10) sore.
Menurut Ucok, untuk lapangan pendamping Stadion Gelora Sriwijaya, ada lapangan di Jakabaring Athletic Stadium dalam dan luar. Lalu ada pula lapangan di area depan Jakabaring Sport City (JSC) eks lapangan sofbol yang akan diubah menjadi lapangan latihan sepak bola. Terus ada juga Stadion Madya Bumi Sriwijaya.
“Cukup sudah. Pas kan,” kata Ucok.
Diakui Ucok, banyak yang harus dibenahi di Stadion Gelora Sriwijaya jika terpilih sebagai venue Piala Dunia U20. Misalnya toilet di ruang ganti pemain.
“Berbicara standar internasional, fasilitas di Stadion Gelora Sriwijaya sudah memenuhi. Apalagi berbagai event pernah digelar disini, mulai SEA Games, Penyisihan Grup Piala Asia, Asian Games dan lain-lain. Akan tetapi tentu saja tetap diperlukan renovasi untuk menyambut event yang lebih besar seperti halnya Piala Dunia U20 ini. Fasilitas pendukungnya perlu direnovasi lagi. Kan terakhir dibenahi sebelum Asian Games 2018,” tutur mantan Sekda Kota Palembang ini.
Terkait pelaksanaan Piala Dunia U20, koordinasi dengan Pemprov Sumsel diakui Ucok berjalan baik. Komunikasi dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel intensif dilakukan. Bahkan PSSI Sumsel juga beberapa kali bertemu Gubernur Sumsel membahas persiapan Palembang sebagai tuan rumah.
“Sekarang saya mau berbicara dengan PSSI Pusat sejauh mana peluang Sumatra Selatan diikutsertakan sebagai venue Piala Dunia U20,” tukas Ucok yang berada di Jakarta untuk mengikuti Kongres PSSI. (ije)

















