MUBA, fornews.co—Ratusan peserta pecinta ikan cupang beradu di perlombaan ikan cupang hias di Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Sebanyak 305 ekor ikan cupang aduan, liar dan hias, tampil dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh pecinta ikan cupang Betta Team.
Perlombaan yang digelar selama satu hari itu didukung oleh Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin.
Kepala pejabat Dinas Perikanan setempat melalui Sekretaris Dinas Perikanan mengatakan, perlombaan itu untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang ikan cupang yang hanya memiliki ukuran panjang 5-8 cm.
“Selain untuk mengedukasi dan menambah pengetahuan, lomba ini juga untuk menjalin silaturahmi terhadap sesama pecinta ikan cupang,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyu Asin, Hendra Tris Tomi, disampaikan Nespo Azhar.
Ikan cupang yang telah dikenal luas oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa tidak hanya disukai sebagai ikan agresif, namun, juga disukai karena kecantikannya.
Ikan yang dikenal dengan nama latin betta sp itu merupakan ikan air tawar yang mudah ditemui di Asia Tenggara.
Ikan cupang termasuk ikan endemik asli Indonesia, meski juga dapat ditemui di habitat aslinya seperti di Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Brunei Darussalam.
Ikan cupang yang mencapai harga jutaan rupiah itu menarik minat masyarakat sebagai penghasilan sampingan yang menjanjikan.
Di Indonesia, ikan cupang jenis plakat, sawah, halfmoon, double tail, dan hmpk, harganya masih terjangkau oleh para pecinta ikan hias.
“Ikan peliharaan yang memiliki warna indah dengan perilakunya yang agresif terlihat ini sangat cantik saat merasa terganggu, dan ini menjanjikan para penghobi ikan cupang,” kata Nespo Azhar.
Lomba Ikan Cupang di tengah pandemi itu diikuti peserta dari Kota Pelambang, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin, serta dari Provinsi Bengkulu.
Ketua panitia kontes ikan cupang, Sarbini, mengatakan meski lomba ikan cupang digelar saat pandemi seluruh peserta diwajibkan mentaati protokol kesehatan.
“Meski di tengah pandemi wabah virus corona, dalam pelaksanaannya tetap mematuhi protocol kesehatan,” kata Sarbini.
Pihaknya pun berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muba yang telah memfasilitasi terselenggaranya lomba ikan hias cupang di Sumatera Selatan.
Pihaknya berharap, ke depan kontes ikan hias cupang tidak hanya digelar sebatas tingkat daerah melainkan juga diselenggarakan ke tingkat nasional. (adam)

















