PALEMBANG, fornews.co – Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan tak mau ambil pusing soal perekrutan Herman Dzumafo Epandi. RD pun memberikan batasan waktu kepada pemain naturalisasi Indonesia itu untuk memutuskan sikap.
“Saya rasa sudah disampaikan (deadline kepada Dzumafo). Tapi gak bisa saya sampaikan disini,” tuturnya.
Menurut RD, komunikasi terakhir dengan Dzumafo pada saat pemain itu pulang ke Pekanbaru, Selasa (19/12). Kala itu Dzumafo menjelaskan alasannya kembali ke Pekanbaru karena istrinya mendadak sakit dan dirawat di rumah sakit. Padahal pemain kelahiran Kamerun itu dijadwalkan menjalani tes kesehatan. Spekulasi merebak kalau Dzumafo enggan menjalani tes kesehatan dan memilih meninggalkan SFC.
“Terakhir (komunikasi) saat dia pulang dan sampai hari ini saya gak kontak lagi. Sebab dalam whatsapp saya jelas (isinya), kalau dia masih menginginkan main di SFC ya kita tunggu. Tapi kalau tidak mau (bergabung) ya saya tidak bisa memaksa. Jadi posisi saya jelas ya, saya bukan pada pihak yang meminta-minta lagi (Dzumafo gabung),” kata RD.
Perekrutan pemain, lanjut RD, tidak bisa terjadi jika hanya salah satu pihak yang serius. Perekrutan yang dilakukannya pun tentunya berdasarkan kebutuhan tim. Meski awalnya menginginkan Dzumafo menjadi bagian dari tim untuk musim kompetisi 2018, namun dengan sikap yang diambil Dzumafo, RD menyerahkan keputusan kembali pada pemain yang bersangkutan.
“Kalau memang punya keinginan yang kuat dia pasti balik. Tapi kalau ragu-ragu saya rasa dia tidak akan balik,” tegas pensiunan TNI AL ini. (ije)
















