TALANG UBI, fornews.co – Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) didorong untuk memaksimalkan pembinaan atlet hingga dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengatakan, pembangunan sejumlah fasilitas olahraga di Kabupaten PALI diharapkan bisa memicu munculnya atlet-atlet berprestasi dari daerah ini.
“Stadion (Gelora 10 November) ini awalnya milik Pertamina EP 2, sekarang sudah serah terima dari Kementerian Keuangan Negara, jadi harus dimanfaatkan dengan baik. Jangan hanya jadi lokasi wisata saja, tetapi harus jadi wadah pembinaan atlet berprestasi asal PALI,” tegas HD usai meletakkan batu pertama renovasi Gelora 10 November Kabupaten PALI, Kamis (12/11).
Keluarnya izin pengelolaan aset negara tersebut, kata HD, menjadi bukti bahwa Pemda di Sumsel taat akan administrasi dengan mengelola aset negara jika telah disetujui terlebih dahulu oleh pemerintah pusat.
“Ini menjadi informasi yang baik bagi Pemda dan Pemprov dan sebagai bukti jika pemerintah mendukung. Jangan sampai infrastruktur ini tidak terawat,” katanya.
Menurut HD, Sumsel akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 tahun depan. Terpilihnya Sumsel menjadi salah satu lokasi penyelenggara tentu menjadi kebanggaan bersama, termasuk bagi masyarakat Sumsel.
“Menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, kita bangga. Namun, lebih bangga lagi kalau atlet yang bermain dari masyarakat Sumsel sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Bupati PALI, Ferdian Andreas Lacony mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru yang telah memberikan perhatian kepada kabupaten yang baru berumur 7 tahun tersebut.
Menurutnya, Stadion 10 November akan menjadi ujung tombak dan semangat baru pemerintah dan masyarakat untuk bekerja lebih baik lagi.
“Setelah sekian lama kita menunggu, akhirnya kita memiliki izin pinjam pakai Stadion 10 November. Semoga ini akan menjadi hibah di kemudian hari,” harapnya.
Dia berharap, Gelora 10 November bisa menjadi cahaya perkembangan olahraga dan ekonomi Kabupaten PALI. (ije)

















