JAKARTA, fornews.co – Dua pekan jelang kehadiran legenda sepak bola dunia Ronaldinho untuk menghadiri rangkaian puncak Alex Noerdin Cup 2019 di Palembang, 31 Maret 2019, panitia mendapat kabar buruk. Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang menjadi venue utama tak diizinkan penggunaannya oleh pengelolanya PT Jakabaring Sport City.
“Sungguh kami sangat kecewa karena kami yang berniat membawa mega bintang sepak bola dari Brasil, Ronaldinho ke Palembang sekaligus memberikan coaching clinic kepada 7.000 anak-anak dari sekolah sepak bola se-Sumsel. Tapi ternyata tidak mendapat izin (stadion) dengan alasan tak jelas,” ujar Ketua Pelaksana Alex Noerdin Cup 2019 Eddy Sofyan pada press conference Ronaldinho Tour Palembang di Verse Luxe Hotel, Jakarta, Rabu (20/03).
Untuk gelaran puncak Alex Noerdin Cup 2019 ini, kata Eddy, pihaknya sudah berusaha maksimal dengan mengirim surat resmi jauh-jauh hari ke PT JSC, lalu mencoba sowan ke Gubernur Sumsel Herman Deru, kemudian langsung menemui pengelola Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, tapi respons yang diberikan tak sesuai harapan.
“Bahkan kami seperti di ping pong,” lanjut Eddy didampingi panitia lainnya seperti Yesayas Octavianus, Herry Kiswanto, Nasir Salasa, Luciano Leandro dan Riduan Tumenggung.
Bahkan karena hingga deadline yang ditentukan manajemen Ronaldinho di Brasil hingga Selasa (19/03), persoalan perizinan venue belum turun, Eddy yang juga Ketua Badan Sepak Boka Rakyat Indonesia (BASRI) memutuskan melakukan reschedule kehadiran Ronaldindo.
“Setelah berkonsultasi dengan Pak Alex Noerdin selaku kreator dan inisiator acara, diputuskan Ronaldindo Tour akan dilangsungkan di GBK Senayan Jakarta, secepatnya. Untuk waktunya kita masih menunggu jadwal baru dari pihak Ronaldinho,” tegas Eddy.
“Jadi ada hikmah yang luar biasa dengan situasi ini. Puncak acara Alex Noerdin Cup diselenggarakan di GBK sehingga penggemar Ronaldinho yang tersebar dari seluruh Indonesia, mulai Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar hingga Kalimantan lebih mudah aksesnya dengan dilaksanakan di Senayan,” imbuh Eddy.
Meski demikian, Panitia Alex Noerdin Cup 2019 sangat menyayangkan sikap arogan pengelola JSC tersebut. Apalagi kegiatan yang dilaksanakan ini melibatkan pesohor dunia yang menjadi sorotan masyarakat nasional maupun internasional.
“Semestinya, JSC sebagai venue olahraga untuk umum bisa disewakan secara profesional. Tidak ada alasan pelarangan Jakabaring Sport City untuk kegiatan olahraga. Apalagi ini terkait dengan pembibitan dan pembinaan sepak bola usia dini, yang Perpresnya baru disahkan oleh Presiden Jokowi,” ujar Yesayas Octavianus. (ije)

















