SEKAYU, fornews.co – Pengurus organisasi masyarakat Sarinah Srikandi Serasan Sekate (S4) resmi dilantik Jumat (27/4). Para pengurus dan anggota Ormas itu pun diminta menjaga kekompakan dan persatuan kesatuan agar organisasi berjalan lancar.
“Organisasi tidak akan mampu membuat Anda hebat, akan tetapi organisasi menyediakan wadah untuk Anda menuju orang hebat dan jangan pernah bertanya apa yang diberikan organisasi kepada Anda tapi tanyakanlah apa yang telah Anda berikan kepada organisasi tersebut,” ujar Plt Bupati Muba Beni Hernedi usai melantik S4 di gedung Dharma Wanita Sekayu.
Menurut Beni, Pemkab Muba menyambut baik kehadiran Ormas S4 ini. Bahkan Pemkab siap bekerjasama dan memfasilitasi program-program yang dijalankan S4 selama itu berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat banyak khususnya kaum perempuan di Muba.
Beni yang dipercaya sebagai Dewan Pembina Ormas S4 menambahkan, pelantikan hari ini adalah langkah awal bagi Ormas ini. Kedepannya dalam membina organisasi pasti akan ada masalah yang muncul. “Oleh karena itu jaga kekompakan. Setiap pengurus pasti ada perbedaan pendapat pengurus, namun tetap hormati perbedaan, jangan sampai perbedaan menjadi perpecahan dalam organisasi,” tuturnya.
Sementara itu, anggota DPD RI, Hj Siska Marleni mengungkapkan apresiasi dan ucapan selamat atas terbentuknya organisasi S4 di Kabupaten Muba yang didominasi kaum perempuan. “Selamat atas dilantiknya pengurus S4 semoga sukses, selamat bekerja dan kedepannya agar bisa memberikan hal-hal bermanfaat bagi masyarakat dan komponen kecilnya adalah keluarga, karena niilai-nilai mendasar mulai dari keluarga, maka itu Indonesia hebat karena perempuannya hebat,” ujarnya.
Menurut Siska, organisasi ini bentuk implementasi emansipasi bagi perempuan di Kabupaten Muba, agar perempuan punya wadah dalam berpartisipasi, baik kegiatan sosial, pendidikan, maupun kesehatan. Siska pun mengaku siap jika dilibatkan untuk membesarkan S4 ini. “Saya pribadi siap bersinergi dan siap dilibatkan bagi ormas S4. Kita punya hak yang sama dengan kaum laki-laki namun tidak melupakan kodrat kita sebagai perempuan,” kata Siska. (ije)

















