PALEMBANG, fornews.co – Tim Ahli Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel melakukan pemantauan ke lokasi wisuda yang akan digelar Universitas Indo Global Mandiri (IGM) pada 18 – 19 Desember 2020 di kampus UIGM Jalan Kolonel H Burlian Palembang.
Koordinator Tim Ahli Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Edwar Juliarta mengatakan, pemantauan ini dilakukan agar dapat diberikan masukan dan rekomendasi atas rencana kegiatan dari pihak swasta seperti UIGM. Pada kesempatan itu, tim memeriksa satu persatu alat kelengkapan pendukung protokol kesehatan (Prokes), sirkulasi udara (ventilasi), alur keluar masuk wisudawan, hingga tim pendukung pengawasan pengendalian.
“Selain tim seremoni, kita harapkan ada tim pengendalian pengawasan (wasdal). Tim ini kita harap tidak segan menegur jika ada wisudawan, ataupun pihak lain yang melanggar protokol kesehatan,” kata Edwar usai peninjauan lokasi wisuda UIGM, Selasa (15/12).
Edwar menjelaskan, berdasarkan laporan dari pihak UIGM, peserta wisuda yang akan hadir sebanyak 317 orang dengan pembagian empat sesi. Dengan kegiatan tersebut, ia meminta kepada kampus UIGM untuk mengenakan masker standar medis serta menghindari kerumunan di dalam aula dan sekitarnya.
Edwar menegaskan, penerapan Prokes selama wisuda harus tegas dan jelas. Ia menceritakan jika selama peninjauan di sejumlah lokasi sekolah tinggi maupun universitas yang memiliki latar belakang kesehatan pun masih belum terlalu ketat, apalagi sekolah umum.
Hasil visitasi yang digelar hari ini pun, diakuinya akan dikaji dan dibahas bersama tim ahli gugus tugas COVID-19 Sumsel.
“Secepatnya besok, Rabu (16/12), akan kami berikan informasi kepada pihak kampus mengenai rekomendasinya,” tuturnya.
Tim Ahli Satuan Tugas COVID-19 Sumsel Prof. Hadi Darmawan menambahkan, pihak kampus diharapkan mematuhi protokol kesehatan selama proses wisuda.
“Jangan sampai berkerumun. Kita juga minta koordinasinya antara pihak kampus dan penjual bunga yang biasanya menjadi pusat kerumunan. Harus ada jaga jarak,” katanya.
Ketua Satgas COVID-19 UIGM, M Fadhiel Ali menyampaikan, UIGM berharap agar mendapatkan rekomendasi dari petugas Satgas yang berwenang, agar bisa menjalankan acara wisuda. Sejak awal pandemi, pihak Yayasan Indo Global Mandiri sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar WHO, seperti menyediakan tempat mencuci tangan, aturan wajib masker di area kampus, serta pengaturan ruang rapat dan kelas agar dapat menjaga jarak.
“Kita tetap mengutamakan protokol kesehatan. Ini prioritas utama kami. Tidak hanya selama wisuda berlangsung, juga dalam keseharian di lingkungan kampus dan sekolah,” tegasnya. (yas)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

















