PALEMBANG, fornews.co – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan mutasi dari Virus COVID-19 yakni jenis B117. Salah satu yang menjadi orang terjangkit merupakan asal Sumatera Selatan (Sumsel).
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Ferry Yanuar mengatakan pengambilan sampel itu sudah lama dilakukan yakni pada Desember 2020 lalu. Namun, memang baru diumumkan saat ini dikarenakan harus melewati beberapa tahap untuk memastikan varian baru virus tersebut.
“Kami sempat memintanya untuk diisolasi mandiri karena tidak bergejala, dan setelah pemeriksaan pada Januari lalu, pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan kini kondisinya baik,” katanya, Selasa (9/3).
Dia menerangkan, ditemukannya virus jenis B117 ini merupakan hasil kegiatan rutin Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) yakni pemantauan mutu internal dan pemantauan kualitas terhadap penanganan COVID-19 di Sumsel. Sampel yang diambil pun dilakukan secara acak bukan berdasarkan yang bergejala.
Pada saat itu, orang yang terjangkit hanya mengalami kehilangan penciuman, namun, untuk kondisinya tetap sehat. Selain itu, pasien juga tidak memiliki riwayat bepergian keluar negeri. Hanya saja, pada Desember lalu memang mobilitas cukup tinggi mengingat libur akhir tahun.
“Jadi kami masih menyelidiki dari mana tertularnya virus jenis tersebut,” ujarnya.
Saat ini, tim dari Balitbangkes melakukan pelacakan terutama kepada keluarga dan orang yang berkontak erat dengan yang terjangkit. Dimana, total sampel yang sudah diambil dan dikirim ke Balitbangkes Kemenkes yakni 30 orang. Pemeriksaan sampel ini untuk melihat seberapa banyak penularannya
“Kami minta masyarakat jangan panik dan tetap terapkan 3M,” singkat Ferry. (lim)

















