
PENDOPO, fornews.co – Warga Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dihebohkan dengan ditemukannya jasad Ir (32), warga setempat, di rawa-rawa Sungai Terusan Toman, di Jalan Tempirai, Rabu (15/03) sekitar pukul 17.30 WiB.
Informasi yang dihimpun, tewasnya korban yang merupakan warga Kampung 4, Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, diduga murni pembunuhan. Sebab, ditubuhnya didapati luka bacok di kepala dan bahu, serta luka tusuk di tengkuk korban. Sementara, sepeda motor yang dikendarainya tidak hilang, melainkan hanya telpon genggam saja yang hilang.
Jasad korban ditemukan, setelah dicari anggota keluarganya Selasa (14/03) lalu. Di mana, pada Senin (13/03) sekitar pukul 22.00 WIB korban pergi dari rumah setelah menerima telpon dari seseroang dan tidak pulang hingga kemudian ditemukan tidak bernuawa lagi. Saat itu warga melihat korban pergi dengan terburu-buru, namun tidak diketahui hendak menuju kemana.
Setelah seharian melakukan pencaharian, pihak keluarga sempat melapor kehilangan orang ke pihak kepolisian setempat. Tak lama setelah menyampaikan informasi ke kepolisian, korban ditemukan dengan kondisi sudah menjadi mayat. Awalnya, keluarga korban menemukan motor yang dipakai korban berada di semak-semak. Setelah ditelusuri, di sekitar lokasi banyak ditemukan ceceran darah hingga akhirnya jasad korban ditemukan sekitar 60 meter dari lokasi ditemukannya sepeda motornya.
Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan SIk melalui Kapolsek Penukal Abab, AKP Denni NS membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan. “Dari tubuh korban kita temukan sejumlah luka bacok. Dugaan sementara, jika korban tewas karena dibunuh, sedangkan motor yang dipakai korban tidak hilang hanya handphone milik korban yang hilang,” ujarnyanya.
Sambung Denni, sebelum korban ditemukan tewas, keluarga korban sempat mendatangi Mapolsek Penukal Abab, untuk memberitahu jika ada anggota keluarganya yang hilang. “Karena yang hilang itu orang dewasa dan belum 24 jam, maka kami sarankan untuk menunggu siapa tahu pulang dan diupayakan untuk mencarinya. Tapi tidak lama setelah itu korban ditemukan oleh keluarganya. Yang jelas kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku pembunuhan itu,” tukasnya. (son)

















