SEKAYU, fornews.co – Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (Malaya) dan Ikatan Keluarga Jeme Kite (IKJK) Muba melakukan penanaman 10.000 pohon di wilayah Kota Sekayu, Jumat (23/11).
Ketua IKJK Muba, Firmansyah menyampaikan, dari 10.000 pohon itu ada 10 jenis macam bibit pohon yang akan ditanam, sebagai bentuk mengkampanyekan program pemerintah Go Green.
“Muba ini rumah kita, juga jadi harus berkontribusi nyata membangun Muba yang kita cintai ini. Mari kita hijaukan dan sejukkan Muba dengan menanam pohon untuk anak cucu kita dimasa depan,” ujarnya, Jumat (23/11).
Firmansyah melanjutkan, seni, budaya dan alam adalah suatu kesatuan elemen hidup yang tidak terlepaskan dari peradaban besemah sejak berabad-abad lalu. “Sebuah langkah kecil coba kami persembahkan hari ini, dengan menanam 10.000 pohon, lestarikan seni dan budaya,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Malaya, Husni Thamrin, SH, MH menuturkan, untuk tahun 2019 nanti Yayasan Malaya memasang target membagikan 200.000 bibit tanaman di seluruh wilayah Sumsel. “Kalau 10.000 bibit pohon ini kita mendapat fasilitasi oleh BPTH ( Balai Perbenihan Tanaman Hutan ) Wilayah I Sumsel,” ujarnya.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Drs H Apriyadi MSi mengatakan, menyambut baik apa yang dilakukan oleh IKJK Muba dan Yayasan Malaya untuk meningkatkan kepedulian berbagai pihak, akan pentingnya penanaman dan pemeliharaan pohon berkelanjutan dalam mengurangi pemanasan global.
“Muba punya komitmen yang kuat melaksanakan pembangunan hijau berkelanjutan, terlebih lagi pak Bupati kita merupakan ketua Asosiasi Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) yang didalamnya memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Tak lupa, Apriyadi meminta Dinas Lingkungan Hidup Muba untuk bisa melakukan kegiatan serupa dengan semua pihak yang cakupannya lebih besar (minimal 50.000 pohon). “Kalau bukan kita siapa lagi menghijaukan Kabupaten yang kita cintai ini”, tandasnya.
Hadir dalam kesepatan tersebut Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Asisten II Sekda, Perwakilan Kodim 0401 Muba, Kepala DLH, Camat Sekayu, Camat Bayung Lencir, Yayasan Malaya, Forum Pembauran Kebangsaan serta Ratusan Forum Tukang Ojek Pelangi. (tul)
















