PALEMBANG, fornews.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa memastikan, hingga hari ini Kamis (21/1/2021) tidak ada tenaga kesehatan (Nakes) di Palembang yang menolak disuntik vaksin.
Menurut Dewa, para Nakes dijadwalkan vaksinasi di tahap awal, tepatnya selama Januari – April 2021. Terdata sebanyak 923 orang Nakes di kota Palembang yang mendaftar vaksinasi Covid-19. Dari jumlah tersebut, 657 Nakes sudah disuntik vaksin. Sebanyak 154 di antaranya ditunda karena kondisi kesehatan yang belum siap seperti tensi darah tinggi dan ada keluhan sakit. Sementara 102 lainnya tertolak karena tidak memenuhi kriteria sebagai penerima vaksin.
“Tidak ada Nakes di Palembang yang menolak. Nakes saja percaya vaksin, kita juga patut percaya dan mendukung program pemerintah,” ujar Dewa usai divaksinasi di RSUD Palembang BARI, Kamis (21/1/2021).
Dewa mengakui, dirinya berkomitmen dan sukarela divaksinasi. Sebelumnya ia mengamati proses vaksinasi awal dan menerima masukan dari dokter terkait pentingnya vaksin ini. Selama proses vaksinasi pun dirinya tidak menerima perlakuan khusus dari tim kesehatan RSUD Palembang BARI.
“Saya tidak ada keluhan setelah observasi 30 menit pasca vaksin, biasa saja, seperti disuntik biasa. Saya yakinkan, vaksin ini aman, sehat, dan halal,” kata Dewa.
Adapun untuk aparatur sipil negara (ASN) di Palembang dijadwalkan pada tahap kedua vaksinasi April 2021 mendatang.
“Semua sesuai arahan pemerintah pusat,” tegasnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Palembang, Mirza Susanty menambahkan, pendataan penerima vaksin Covid-19 dijalankan dari sistem informasi satu data di pusat. Pihaknya hanya mencatatkan jumlah Nakes yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan per tanggal 20 Januari 2021 sebanyak 923 orang.
“Betul yang telah divaksin sampai hari ini sebanyak 657 Nakes,” terangnya. (yas)
















