PALEMBANG, fornews.co – Mantan Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari meninggal dunia kamis (23/04) sekitar pukul 12.45 WIB. Pahri menghembuskan napas terakhir dalam perawatan akibat terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya pada Kamis (16/04) lalu.
Sempat simpang siur, kabar berpulangnya Pahri akhirnya diketahui melalui postingan Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin. Memasang foto saat rapat bersama Pahri dan pengurus klub lainnya, HZ menulis caption “Telah meninggal dunia sahabat kami kanda Pahri azhari semoga beliau husnul khotimah. Aamiin.”
Pahri dirawat di RS Siloam Sriwijaya karena kecelakaan tunggal di jalur lintas Palembang-Betung. Informasi yang dihimpun, saat itu Pahri hendak memenuhi undangan dari seseorang di wilayah Banyuasin. Tiba di lokasi kejadian di wilayah Sembawa, Banyuasin, Pahri yang mengendarai sepeda motor BMW R1200GS dengan nomor polisi BG 2446 AAQ miliknya hendak menyalip mobil di depannya. Saat sudah menyalip dan hendak kembali ke treknya, Pahri tampak kaget karena ada lubang di jalan dan berusaha menghindarinya. Lubang pertama berhasil dilewati namun saat menghantam lubang kedua membuat Pahri kehilangan keseimbangan dan terjatuh serta melungsur ke rawa di sisi jalan.
Dari foto dan potongan video singkat yang beredar sesaat usai kecelakaan, meski tidak terlihat luka terbuka, namun Pahri tampak syok berat. Hal itu terlihat dari napasnya yang tersengal dan tatapan matanya yang kosong.

Meski dirawat sejak Kamis (16/04), namun kabar kecelakaan yang menimpa Pahri baru tercium media massa setelah beredarnya foto kecelakaan pada Selasa (21/04). Setelah berjuang dari rasa sakitnya, hari ini tepat sepekan usai kecelakaan, pria yang saat ini menjabat Direktur Marketing PT Sriwijaya Optimis Mandiri itu menghembuskan napas terakhirnya. (ije)
















