PALEMBANG, fornews.co – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polrestabes Palembang berhasil mengamankan Sigit Praboyo (25) yang diduga sebagai pelaku begal yang sering beraksi di Jembatan Musi IV Palembang.
Warga Desa Bangun Sari, Jalur 17, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, ini ditangkap polisi setelah mengembangkan kasus curas yang melibatkan rekan pelaku Medi Saputra (20). Sigit dibekuk di tempat persembunyiannya di Talang Putri, Plaju, Palembang.
Kanit Tekab 134 Polrestabes Palembang, Iptu Tohirin mengatakan, penangkapan Sigit berdasarkan dari informasi dari masyarakat dan rekan pelaku Medi Saputra.
“Sebelum tertangkapnya Sigit kita sudah mengamankan rekannya terlebih dahulu Medi Saputra. Setelah dilakukan pengembangan, kita berhasil menangkap Sigit dari tempat persembunyian di Talang Putri. Namun waktu ditangkap, pelaku mencoba kabur dan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas,” ujar Tohirin, Rabu (27/05).
Berdasarkan keterangan pelaku, dalam melakukan aksi pencurian dengan kekerasan pelaku menggunakan modus bertanya kepada korban.
“Pelaku ini saat melihat korbannya duduk-duduk santai di jembatan Musi IV lalu bertanya setengah menuduh. Lalu pelaku meminta handphone korban untuk diperiksa apakah tuduhannya benar atau tidak. Saat berpura-pura memeriksa handphone itulah pelaku langsung merampas dan meninggalkan korban,” terang Tohirin.
Menurut Tohirin, dari pengakuan pelaku, mereka sedikitnya delapan kali melakukan aksi curas. Saat diamankan, petugas juga membawa sepeda motor yang digunakan saat beraksi.
“Dari pengakuan pelaku ia sudah delapan kali melakukan aksinya. Dari tangan pelaku kita berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru Bg 4237 ABM yang digunakan saat melakukan aksinya,” tuturnya.
Sementara itu, Sigit Praboyo mengakui perbuatannya bersama Medi di atas jembatan Musi IV.
“Sebelumnya kami tanya dulu dengan korban apakah dia anggota Singa Mania. Untuk meyakinkan saya pun minta HP-nya untuk memeriksa galeri foto. Pas korban lengah HP saya rampas dan kabur. Setelah itu HP dijual hasilnya kami bagi dua,” terang Sigit. (cr4)
















