
PALEMBANG-Pelatih PS TNI Suharto AD menganggap kemenangan Sriwijaya FC (SFC), yang disebutnya tim lawan ini layak diraih. Dia menilai, anak asuhnya kalah baik performa di lapangan dibandingkan pasukan Laskar Wong Kito.
“Mental pemain sempat drop setelah Airlangga mencetak gol cepat. Sebenarnya kita masih bisa mengimbangi usai Legimin menyamakan kedudukan. Tetapi, kualitas SFC memang berada di atas kita, sehingga tim kita tidak bisa berbuat banyak untuk mengejar ketertinggalan,” ujarnya usai laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 yang di gelar di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Kamis (15/12) sore.
Pada laga tersebut SFC meraih hasil maksimal dengan skor telak 2-5. Kemenangan ini memberi peluang SFC untuk finish di urutan lima besar klasemen akhir ISC. Lima gol kemenangan Laskar Wong Kito, masing-masing dilesakkan Airlangga Sucipto menit (3, 57), Hilton Moreira menit (21), Alberto Goncalves menit (43) dan Yohanis Nabar menit (76). Sementara dua gol balasan PS TNI disumbangkan Legimin Raharjo di menit (14) dan M Guntur Triaji menit tambahan (90+2).
Tambahan tiga angka ini tetap membuat SFC berada di posisi tujuh klasemen sementara dengan koleksi 53 poin dari 33 pertandingan. Sedangkan bagi PS TNI, kekalahan ini semakin membenamkan posisi mereka di dasar klasemen dengan raihan 26 poin dari 33 laga.
Setelah ini, Supardi Nasir dan kawan-kawan akan kembali ke Palembang untuk melakoni laga terakhir di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring menghadapi Pusamania Borneo FC, Minggu (18/11) nanti. Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro mengungkapkan, kemenangan ini tidak terlepas dari kerja keras dan kekompakan yang diperlihatkan pemain sepanjang pertandingan.
“Permainan cepat yang kita terapkan sejak menit awal berhasil membuahkan hasil. Tapi sayang, setelah itu konsentrasi sempat terganggu, sehingga tim lawan bisa membalasnya 10 menit kemudian. Beruntung pemain kita tidak terpengaruh dan bisa kembali bermain fokus, sehingga dapat menambah gol lagi,” tandasnya . (har)
















