PALEMBANG, fornews.co – Tak mengalirnya air bersih di beberapa titik Kota Palembang belakangan ini disebabkan beberapa hal. Selain peningkatan pemakaian oleh pelanggan ternyata ada juga kesalahan pengaturan distribusi air bersih.
Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya mengatakan, untuk di area Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, sebenarnya distribusi dari booster berjalan normal. Akan tetapi diakui Andi, selama bulan Ramadan terjadi peningkatan pemakaian air bersih oleh pelanggan sementara produksinya tetap. Ditambah lagi satu minggu lalu terjadi pemadaman listrik di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ogan yang membuat produksi air bersih terganggu yang berdampak langsung kepada distribusi kepada pelanggan di wilayah layanan Seberang Ulu.
“Dari laporan bagian teknis, saat ini yang bermasalah di Lorong Aman bagian belakang dimana terindikasi pengaliran masuk dari Lorong Perguruan ujung, bukan dari Lorong Aman depan,” kata Andi kepada fornews, Rabu (05/06) malam.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, kata Andi, pihaknya baru akan melakukan normalisasi aliran pada Senin (10/06). Bahkan bagi pelanggan yang memang kebutuhan air bersihnya mendesak, PDAM Tirta Musi membantu pengisian air ke penampungan air.
“Jadi rencana hari Senin (10/06) kami modifikasi jaringan. Untuk sementara pelanggan yang belum dapat (aliran air bersih) dibantu air tedmond,” ujarnya.
Sementara untuk distribusi di wilayah Perumnas Sako dan sekitarnya, Andi menyebut tak ada masalah teknis yang dihadapi. Akan tetapi distribusi sedikit terhambat karena memang pemakaian pelanggan meningkat selama Ramadan.
“Untuk wilayah Perumnas Sako supply dari IPA Borang normal. Keluhan terjadi memang karena peningkatan pemakaian pelanggan di saat bulan puasa terlebih di hari H-1 Lebaran,” terangnya.
“Personel jaga piket Lebaran standby 3 orang di tambah 2 orang operator valve. Jadi tidak benar kalau ada informasi yang menyebutkan air tidak mengalir karena tidak ada petugas mengatur distribusi air bersih,” tegas Andi. (ije)
















