PALEMBANG, fornews.co – PP Pesti (Induk Organisasi Soft Tenis Nasional) menyatakan siap untuk menambah perolehan medali bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018, dengan target prestasi yang lebih baik dari Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.
Untuk diketahui, pada Asian Games 4 tahun lalu tersebut, Indonesia berhasil meraih satu medali perak dari ayunan raket Edi Kusdaryanto di nomor tunggal putra dan sekeping perunggu dari ganda campuran, Prima Simpatiaji/Maya Rosa.
“Sebagai tuan rumah, kami berharap dapat meningkatkan perolehan medali. Setidaknya yang perak empat tahun lalu berubah menjadi emas, yang perunggu menjadi perak,” kata Ketua Umum PP Pesti, Martuama Saragi, dalam siaran pers, Minggu (26/8).
Cabang olahraga asal Jepang ini akan diikuti 15 negara dengan memperebutkan lima set medali dari nomor tunggal putra dan putri, beregu putra dan putri serta ganda campuran.
Selain tuan rumah Indonesia dan Jepang, 13 negara peserta lainnya yakni, Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Laos, India, Mongolia, Kamboja, Filipina, Korea Utara, Pakistan, Thailand, Pakistan dan Vietnam.
“Agenda pertama adalah technical meeting, Senin (27/8) sore. Sedangkan pertandingan akan dimulai Selasa (28/8) pagi,” kata Hendri Susilo Pramono, Manajer Tim Soft Tenis Indonesia.
Sementara itu, pelatih tim Indonesia, Ferly Montolalu mengatakan, negara yang menjadi pesaing tangguh bagi Indonesia adalah Jepang, Korsel dan Taiwan.
Dikatakan, sejak menjadi bagian salah satu cabor yang dipertandingkan pada Asian Games tahun 1994 di Hiroshima, tim Korsel merupakan negara tersukses di ajang ini dengan mengemas total 50 medali, dengan 23 di antaranya adalah emas. Hasil ini jauh di atas perolehan Jepang, yang hanya mengumpulkan lima emas, di bawah Taiwan dengan koleksi tujuh emas.
“Tiga negara tersebut boleh dibilang sebagai penguasa soft tenis, tidak hanya di kawasan Asia, bahkan juga dunia,” kata Ferly Montolalu.
Menurut Ferly, anak asuhnya punya modal positif untuk mengukir prestasi yang lebih baik pada Asian Games tahun ini. Itu mengacu pada hasil sejumlah uji coba internasional yang dilakukan di Thailand dan Jerman, serta hasil dari test event menjelang Asian Games yang digelar beberapa waktu lalu di lapangan Tenis PTBA, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang.
“Sukses (tim) tenis merebut medali emas Asian Games 2018 menjadi tambahan motivasi bagi soft tenis untuk mengukir prestasi serupa,” katanya.
Pada cabor ini, Indonesia akan diperkuat 5 atlet putra dan 5 putri. Mereka adalah, Irfandi Hendrawan, Prima Simpatiaji, Gusti Jaya Kusuma, Elbert Sie, Hemat Bakti Anugrah. Kemudian Dwi Rahayu Pitri, Dede Tari Kusrini, Anadeleyda Kawengian, Siti Nur Arasyi, Voni Darlina. (bas)

















