KAYUAGUNG, fornews.co – Kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) diprediksi akan meningkat saat musim mudik lebaran. Pasalnya, aktivitas kendaraan sendiri akan meningkat cukup signifikan.
Mengantisipasi lonjakan ini, khususnya di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Kayuagung, pihak SPBU yang terletak di bilangan jalan tersebut telah berkomunikasi dan melakukan pemetaan bersama pihak Pertamina.
“Untuk SPBU Celikah sendiri, stok BBM dapat dipastikan aman. Karena untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan konsumsi BBM menjelang arus mudik hingga usai Idul Fitri, kita bersama Pertamina telah melakukan sejumlah pemetaan dan prediksi kebutuhan masyarakat,” kata Supervisor SPBU 24.306.169 Saudi Alpiyan di Kayuagung, Kamis (23/05).
Dijelaskan, Pertamina sendiri juga telah membentuk satgas untuk memantau peningkatan dan kebutuhan energi.
“Berdasarkan pengalaman dari tahun sebelumnya, dari analisis tren konsumsi pasti cenderung meningkat. Kami juga sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain itu, kami juga menyiapkan satgas monitoring BBM,” urainya.
SPBU di bilangan Jalan Lintas Timur ini sendiri lanjut Alpiyan, menjelang lebaran pihaknya juga melakukan serangkaian kegiatan rutin, yakni pengecekan mesin dan beberapa peralatan yang akan menghambat kinerja pendistribusian BBM.
“Standar prosedur sebagai operator distribusi BBM tetap dipenuhi, terlebih saat menjelang sebelum dan setelah masa arus mudik,” ungkapnya.
Hal lain yang menjadi perhatian pihaknya, yakni kenyamanan dan keamanan konsumen. Ia mengatakan, peningkatan volume pengunjung berpotensi dimanfaatkan pelaku kriminal menjalankan aksinya.
“Rest area yang telah dipersiapkan bagi pengemudi beristrahat sebelum melanjutkan perjalanan memang cenderung ramai, yang berpotensi rawan kejahatan. Kami juga mengimbau agar mereka tetap hati-hati dan tetap waspada untuk menjaga barang bawaannya,” tuturnya.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Marketing Operasional Regional II, Sumatra Bagian Selatan merilis persiapan menjaga kelancaran distribusi energi dan layanan selama Ramadan dan Idul Fitri.
Seluruh Terminal BBM di wilayah Sumbagsel akan standby selama 24 jam. Selain itu, di setiap TBBM juga sudah disiapkan tambahan mobil tangki (MT) untuk melayani masyarakat di luar penyaluran normal.
Secara keseluruhan, untuk wilayah Sumatra Selatan, konsumsi BBM selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri juga akan mengalami peningkatan.
Untuk saat ini, prediksi peningkatan untuk BBM jenis Gasoline di Sumatra Selatan diperkirakan mencapai 15 persen. Peningkatan konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi pada jenis BBM Pertamax Turbo sebanyak 42 persen, lalu Pertalite 22 persen, Pertamax 21 persen serta Premium 24 persen. (rif)

















