PALEMBANG, fornews.co – Pengatur serangan PSM Makassar Wiljan Pluim kemungkinan besar absen saat berhadapan dengan Sriwijaya FC, Sabtu (28/4). Kondisi ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh Laskar Wong Kito untuk meraih tiga poin di kandang sendiri.
Wiljan Pluim menjadi sosok yang patut diwaspadai SFC. Sebab pada pertemuan musim lalu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Pluim mampu mengobrak abrik pertahanan SFC dengan kontribusi 1 gol, 1 assist, dan terlibat pada semua gol PSM yang kala itu menundukkan SFC 3-4.
Gelandang bertahan Sriwijaya FC Yuu Hyun-koo mengatakan, meski Wiljan Pluim absen di laga nanti, namun hal itu tidak terlalu berpengaruh pada permainan PSM secara umum. Untuk mengatasi PSM di laga nanti, lanjut Yuu, para pemain SFC harus meningkatkan fokus dan konsentrasi agar bisa meraih hasil maksimal.
“Saya rasa absennya Pluim tidak akan berpengaruh banyak sama PSM. Tapi pasti (absennya Pluim) ada perbedaannya. Karena Pluim punya umpan yang sangat baik, kemudian kuat juga menjaga bola. Selain itu akurasi free kick-nya juga berbahaya. Musim lalu dia bisa bikin gol dari bola mati,” ujar pemain asal Korsel ini.
Kembali bermain di kandang, kata Yuu, pemain SFC tertantang untuk memberikan kemenangan yang ditunggu-tunggu para suporter. Sebab, para pendukung dan penonton yang menyempatkan hadir ke stadion tentunya berdoa dan berharap SFC meraih tiga poin.
“Suporter selalu datang memenuhi stadion, kami harus memberikan kemenangan untuk mereka. PSM tim bagus, namun kami harus fokus dengan kekuatan sendiri dan memperbaiki kekurangan di laga sebelumnya,” tegasnya.
Sementara itu, tim PSM sendiri telah tiba di Palembang Kamis (26/4) sore dengan membawa kekuatan sebanyak 19 pemain. “Kami sengaja datang dua hari sebelum pertandingan agar tim bisa beradaptasi dengan cuaca di Palembang,” ujar Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts.
Pelatih asal Belanda ini berharap skuatnya tetap tampil trengginas meski bertanding di kandang lawan. “Sriwijaya selalu tampil agresif bila bermain di Palembang. Jadi kami harus tampil dengan kondisi maksimal untuk meladeni mereka,” kata Robert. (ije)

















