PALEMBANG, fornews.co – Dua gol Sriwijaya FC ke gawang PSMS Medan membuat tim asal Palembang itu memuncaki Grup A Piala Presiden 2018 dan berpeluang besar lolos ke babak perempat final sebagai juara grup.
Keunggulan Sriwijaya FC diawali gol bunuh diri winger PSMS Medan Samuel Sibatuara di menit 53. Berawal dari sepak pojok yang dikirimkan Adam Alis dari sisi kanan pertahanan PSMS, bola yang datang begitu deras salah diantisipasi pemain asal Australia itu. Samuel yang tidak menyangka bola datang kepadanya melakukan gerakan sapuan yang justru mengarah ke gawang timnya sendiri.
Makan Konate menggandakan gol SFC di menit 76 melalui eksekusi penalti. Penalti diberikan wasit Ikhsan Prasetya Jati setelah Manuchekhr Dzhalilov dijatuhkan Reinaldo Lobo di kotak terlarang. Meski diiringi cemoohan Bobotoh, Konate dengan dingin sukses menjalankan tugasnya.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan, sebenarnya hari ini PSMS bermain di luar ekspektasi. Counter strategy yang sudah disiapkan SFC pun tak berjalan sempurna. Sebab PSMS menerapkan taktik berbeda dari dua laga sebelumnya.
“Mereka tidak menunggu kita untuk selanjutnya melakukan counter attack tapi sejak awal mereka langsung pressing. Sehingga kita butuh adaptasi atas perubahan taktik itu dan alhamdulillah pemain bisa merespons dengan baik,” ujar RD pada sesi jumpa pers di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (26/1/2018).
RD pun mengapresiasi pemain yang diturunkan bermain dengan penuh motivasi dan kerja keras terbayar dengan dua gol. Meski gol tersebut hadir melalui bunuh diri dan penalti, namun hal itu tak lepas dari kerja keras dan pressing pemain sepanjang pertandingan.
“Pemain mampu keluar dari tekanan dan membalikkan keadaan. Motivasi mereka untuk lolos begitu besar dan terbayar sudah,” kata RD.
Sementara itu, Pelatih PSMS Medan Djajang Nurdjaman mengucapkan selamat atas kemenangan SFC. Djanur mengaku timnya kurang konsentrasi ketika dihadapkan pada situasi bola mati. Sehingga terciptalah gol pertama melalui bunuh diri Samuel Sibatuara.
“Kami akui SFC bermain lebih baik pada sore hari ini. Sedangkan kami masih harus menunggu hasil Persib dan PSM Makassar,” tutur mantan Pelatih Persib Bandung ini.
Dengan hasil ini, Sriwijaya FC naik ke puncak klasemen Grup A dengan 6 poin (selisih gol 5 – 1). Sedangkan PSMS Medan menduduki peringkat dua dengan 6 poin (4 – 3). Kemudian Persib Bandung di posisi ketiga dengan 3 poin (1 – 2). Sedangkan PSM Makassar yang menelan 2 kekalahan terbenam di dasar klasemen tanpa poin (1 – 5).
Malam ini Persib dan PSM akan saling berhadapan. Untuk lolos ke perempat final sebagai juara grup, Maung Bandung harus menang dengan selisih minimal 6 gol. (ije)

















