LONDON, fornews.co – Tim asal ibukota Inggris, Arsenal mengambil kebijakan untuk membantu keuangan tim berupa pemotongan gaji mulai dari pemain, pelatih, dan staf. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi keuangan klub yang menurun akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
Melalui laman resminya, pihak klub menyebut para jajaran yang ada di dalam tim sepakat untuk mengambil kebijakan dengan pemotongan gaji sebesar 12,5 persen. Kubu Arsenal menyatakan bahwa para pemain dan staf memiliki keinginan kuat untuk menunjukkan dukungan mereka bagi keluarga besar Arsenal di tengah pandemi COVID-19 ini.
“Pengurangan dari gaji tahunan sebesar 12,5 persen akan mulai berlaku bulan ni, dengan kontrak kerja bakal dirampungkan dalam beberapa hari ke depan,” demikian pernyataan resmi Arsenal melalui website resminya.
Dalam laman tersebut dijelaskan bahwa jika berbagai target yang spesifik dapat dicapai di musim-musim selanjutnya terutama hal yang berkaitan dengan kesuksesan di lapangan klub akan membayar ulang berdasarkan jumlah yang telah disepakati.
“Kami akan mampu melakukan pembayaran tersebut dengan mencapai target yang bisa dipengaruhi secara langsung oleh para pemain, yang berarti posisi finansial kami akan menjadi lebih kuat. Kesepakatan ini berdasar pada asumsi bahwa kita akan merampungkan musim 2019-20 dan menerima keuntungan penyiaran secara penuh,” jelasnya.
Selanjutnya dijelaskan juga bahwa simpanan yang dihasilkan akan membantu untuk menutup sebagian risiko finansial yang dimiliki musim ini dalam hubungannya dengan pertandingan dan pemasukan komersial. Pihak Arsenal pun menyatakan bangga dan berterima kasih pada para pemain dan staf mereka karena telah bersatu-padu membantu klub.
Seperti yang sudah diketahui, kelanjutan Premier League ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan akibat pandemi corona. Alhasil banyak klub yang pemasukan negara berkurang drastis. Dalam imbauan resmi mereka, Premier League meminta kebesaran hati seluruh pemain agar gaji mereka dipotong hingga maksimal 30 persen, langkah ini diambil demi meringankan beban keuangan klub.
Sejak beberapa hari lalu manajemen Arsenal memang sudah menggelar negosiasi dengan para pemain terkait kebijakan ini. Sejumlah pemain awalnya memberikan penolakan.
Namun, setelah mendapat nasihat dari Mikel Arteta, mayoritas anggota skuad The Gunners akhirnya menyetujuinya dan kini pihak klub pun secara resmi mengumumkan kebijakan ini kepada publik.
Karena itu, Arsenal kini masih akan melanjutkan negosiasi secara individual dengan beberapa pemain yang masih belum menyetujui kebijakan pemotongan gaji ini. (rif)

















