PALEMBANG, fornews.co – Bermain di kandang tak membuat Sriwijaya FC mampu mengamankan poin penuh. Berhadapan dengan penghuni dasar klasemen, PSMS Medan, Laskar Wong Kito justru dipaksa menyerah 0-3.
Gol tamu disumbangkan Alexandros Tanidis (menit 40), Felipe Martins (76) dan Shohei Matsunaga (90 + 10). Kekalahan ini membuat posisi Sriwijaya rawan tergusur dari posisi 13 klasemen sementara. Sebab selisih poin dengan tim di bawahnya seperti Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, PS TIRA, hanya satu dan dua poin.
Ditemui saat post match press conference, Pelatih Sriwijaya FC Subangkit yang didampingi wing back Zalnando tak mampu menyembunyikan rasa sedihnya atas hasil negatif ini. Subangkit tak menyangka timnya akan mengalami kekalahan telak seperti ini di kandang sendiri.
“Saya tidak menyangka kalah di kandang 0-3. Pemain PSMS main pakai hati, sedangkan kita hanya beberapa saja. Pemain kita kehilangan motivasi. Hal itu terlihat saat harusnya langsung pressure begitu lawan menguasai bola, tapi itu tidak dilakukan,” ujar Subangkit.
Pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur, ini mengakui secara tim Sriwijaya kalah kelas dari PSMS di pertandingan tadi. Dengan kekalahan ini, maka Sriwijaya harus kerja lebih keras kedepan.
“Memang kaget ya, mereka berani main terbuka meski main tandang. Sebenarnya kita main terbuka juga, tapi mereka lebih banyak bikin peluang,” tuturnya.
Menurut Subangkit, persoalan Sriwijaya sejak melepas pemain di awal putaran kedua lalu yaitu lini belakang belum juga menemukan solusi. Sebab komposisi lini belakang selalu berubah dari satu pertandingan ke pertandingan yang lain.
“Tiga pemain (belakang) kondisinya tidak bagus. Ada Goran (Ganchev), (Mohamadou) Elhadji yang cedera. Lalu Marckho (Sandy Meraudje) baru semalam kembali ke tim. Sebetulnya kita perlu mereka, tapi karena kondisinya tidak memungkinkan jadi ya saya maksimalkan saja pemain yang ada,” kata Subangkit.
Sementara itu, wing back Sriwijaya FC Zalnando menyampaikan permintaan maaf atas kekalahan malam ini. Zalnando menyatakan hasil malam ini jadi pelajaran berharga dan bahan evaluasi agar kedepan Sriwijaya lebih baik.
“Mohon maaf untuk suporter dan penonton Palembang, kami belum bisa kasih hasil maksimal malam ini,” ujar pemain bernomor punggung 27 ini. (ije)
















