PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC membuka pertandingan Leg I babak 32 Besar Piala Indonesia 2018/2019 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dengan sangat baik. Diisi mayoritas komposisi baru, Laskar Wong Kito unggul 2-1 hingga turun minum.
Sejak wasit Mustofa Umarella memulai laga, Sriwijaya langsung mengambil inisiatif serangan. Bahkan Sriwijaya nyaris membuka keunggulan di detik 13 jika saja sundulan TA Musafri tak melebar.
Terus menekan, Sriwijaya mendapatkan hasil di menit 7. Gol pembuka dicetak Slamet Budiono melalui sundulannya menyambut umpan sepak pojok Yogi Novrian dari sisi kanan pertahanan Keluarga USU.
Unggul satu gol, Sriwijaya semakin menggencarkan serangan. Namun penyelesaian yang terburu-buru membuat beberapa peluang yang didapat melayang begitu saja.
Beruntung Sriwijaya memiliki gelandang serang seperti Slamet Budiono. Memanfaatkan bola liar yang direbut TA Musafri dari bek Keluarga USU dan diteruskan ke Yogi, Budi menggiring bola menuju kotak penalti lawan. Melihat kiper Keluarga USU M Ernesto Azguevara Ganis maju untuk menutup ruang tembak, Budi segera melepaskan sepakan mendatar yang kembali bersarang ke gawang Keluarga USU untuk membawa Sriwijaya unggul 2-0.
Keasyikan menyerang, Sriwijaya dikejutkan serangan balik Keluarga USU. Melalui umpan silang dari sisi kiri pertahanan Sriwijaya, bola gagal diantisipasi Bobby Satria yang jatuh ke kaki striker Keluarga USU Riki Ari Putra Harahap. Tak menunggu lama, Riki langsung melepaskan sepakan yang memperdayai kiper Sriwijaya Dikri Yusron.
Petaka bagi Sriwijaya FC datang di menit 40. Budi yang menjadi pahlawan Sriwijaya dengan dua golnya harus keluar lapangan setelah diganjar kartu merah oleh wasit setelah dinilai mengasari pemain Keluarga USU.
Bermain dengan 10 pemain, Sriwijaya sedikit mengurangi tekanan dan fokus bertahan. Hingga turun minum, Sriwijaya sukses mempertahankan keunggulan 2-1. (ije)

















